Home / Berita / Internasional / Asia / Iran Ancam Tutup Selat Hormuz, Amerika Serikat Murka

Iran Ancam Tutup Selat Hormuz, Amerika Serikat Murka

Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz terancam ditutup. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Teheran. Iran secara eksplisit mengancam akan menutup Selat Hormuz dari aktivitas pengiriman minyak Teluk. Hal itu dilakukan jika ekspor minyak Teheran dibatasi terkait sanksi dari Amerika Serikat. Washington bereaksi dengan ancaman itu dan memperingatkan konsekuensinya.

Ali Mutohari, Wakil Ketua Parlemen Iran pada Selasa (10/07) mengatakan, segala larangan dari AS terhadap aktivitas ekspor minyaknya, akan dibalas dengan penutupan Selat Hormuz di Perairan Teluk.

Upaya Washington, imbuhnya, dalam menekan ekspor minyak Iran ke titik nol, akan mengundang keputusan penutupan selat tersebut. Menurutnya, AS dalam kondisi saat ini tak siap untuk menyulut perang baru di kawasan Teluk.

Pekan lalu, Presiden Iran Hassan Rouhani mengancam akan melarang transit negara lain di Kawasan pada Selat Hormuz. Menurut Rouhani, hal itu dilakukan jika aktivitas ekspor minyak Iran dibatasi.

Mutohari kemudian menyebut keputusan Rouhani itu merupakan sikap positif dan bijaksana. Menurutnya itu merupakan pencegahan yang penting.

Menanggapi ancaman Iran, Menlu AS Mike Pompeo mengecam keras rencana penutupan Selat Hormuz itu. Iran harus tahu bahwa Washington berkomitmen pada kelangsungan jalur pelayaran terbuka dan terus mengalirnya minyak (Teluk) ke seluruh dunia, katanya.

Dalam konferensi pers di Abu Dhabi, Pompeo menyebut komitmen itu telah berlangsung dalam beberapa dekade.

Ancaman Iran datang dari upaya AS untuk menekan ekspor minyak Teheran ke titik nol pada November mendatang. Hal ini dalam kerangka sanksi yang dijanjikan oleh Presiden Donald Trump. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Erdogan: Jangan Tutup-tutupi Fakta Pembunuhan Khashoggi