Home / Berita / Internasional / Afrika / Harga-harga Mahal, Menteri Perencanaan Mesir: Jangan Belanja

Harga-harga Mahal, Menteri Perencanaan Mesir: Jangan Belanja

Menteri Perencanaan Mesir. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Kairo. Menteri Perencanaan Mesir, Hala al-Saeed tidak memberikan solusi pasti terkait mahalnya harga-harga di Mesir. Bahkan, ia justru menganjurkan kepada rakyat untuk tidak berbelanja dalam kondisi peningkatan harga.

Selain itu, menteri juga menganjurkan agar rakyat Mesir mencontoh orang Inggris yang minum teh tanpa gula. “Jika harganya mahal, maka jangan beli, sepekan, sebulan,” katanya.

Tentu saja seruan menteri wanita itu mengundang kontroversi dan kecaman di media sosial.

Amal Sokari, menulis ejekannya terhadap pernyataan menteri itu di Twitter. Ia bertanya apakah solusi itu juga berlaku terhadap mahalnya perawatan di rumah sakit, transportas, listrik, air dan lain-lain.

Sementara Deena, menyebut pernyataan itu hanya sebatas perencanaan. Menurutnya, barang yang harganya naik hanya barang-baran tersier yang tak perlu dibeli. “Seorang menteri yang gagal dalam pemerintahan gagal di bawah pemimpin gagal, adalah satu-satunya pencapaian,” imbuhnya.”

Sedangkan Abdulqadir Marzouk menyeru agar Menteri Perencanaan Mesir itu berkaca pada Inggris terkait pelayanan rumah sakit dan kebebasan berpendapat di sana.

Hares Bawaba, dengan sarkasnya bahkan menganjurkan rakyat Mesir mengisi perut mereka dengan udara. “Dengan itu, rakyat akan kenyang dan tidur,” katanya. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Benarkah Erdogan Minta Bantuan Ekonomi ke Merkel? Ini Jawaban Menteri Jerman