Home / Berita / Internasional / Asia / Turki Pimpin Komisi Penasihat Badan Pengungsi Palestina

Turki Pimpin Komisi Penasihat Badan Pengungsi Palestina

Pelajar di Sekolah UNRWA menyeru masyarakat untuk mengulurkan bantuan. (Aljazeera.net)
dakwatuna.com – Ankara. Turki mengambil alih kepemimpinan komisi penasihat Badan Pengungsi Palestina (UNRWA) untuk satu tahun mendatang pada 01 Juli lalu. hal ini diungkapkan Kementerian Luar Negeri Turki, Jumat (06/07) kemarin.

“Komisi Penasihat dengan 27 anggotanya memberikan bantuan dan saran kepada Komisaris Jenderal UNRWA,” kata Kemenlu Turki, seperti dilansir dari kantor berita Anadolu, Sabtu (07/07).

Pernyataan Kemenlu menambahkan, “Didirikan oleh Majelis Umum PBB dengan tujuan melindungi pengungsi Palestina dan memperbaiki kondisi kehidupan mereka, UNRWA saat ini melayani pendidikan untuk lebih dari 530.000 pelajar di 700 sekolah, pelayanan kesehatan kepada 3,5 juta pasien, bantuan makanan dan keuangan kepada 1,7 juta pengungsian setiap tahun, selain juga dukungan infrastruktur di hampir 60 kamp pengungsi.”

“Turki, sejalan dengan pentingnya wadah itu dan telah jadi anggota sejak 1949, berusaha mendukung Badan tersebut sepenuhnya.”

Disebutkan pula, Turki melakukan peningkatan signifikan dalam berkontribusi pada Badan saat menjadi wakil ketua satu tahun lalu.

“Agar UNRWA dapat melanjutkan pelayanan dalam menghadapi masalah keuangan yang tengah meningkat, Turki sebagai ketua penasihat, akan melanjutkan upayanya untuk menempatkan lembaga ini pada pijakan keuangan yang lebih dapat diprediksi, berkelanjutan dan cukup.”

Kemenlu melanjutkan, “Dalam konteks ini, prioritas kami termasuk memperluas basis donatur dan keragaman geografis.”

Turki sejauh ini telah memberi kontribusi tahunan sebesar $ 1,5 juta kepada UNRWA serta $ 10 juta lainnya sebagai dana tambahan. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Solusi Dua Negara Masih Diragukan, Palestina-Israel Disarankan Bentuk Satu Negara

Organization