Home / Berita / Internasional / Asia / Dukungan AS pada Saudi dan UEA Perburuk Bencana di Yaman

Dukungan AS pada Saudi dan UEA Perburuk Bencana di Yaman

Perang Yaman yang sangat merugikan bagi masyarakat sipil. (Aljazeera.net)
dakwatuna.com – Sanaa. Utusan Khusus PBB untuk Yaman Martin Griffith tengah memediasi antara pemerintah sah Yaman dengan kelompok Hutsi. Sementara organisasi bantuan memperingatkan memburuknya bencana kemanusiaan akibat perang di kawasan Hudaydah, Yaman.

Organisasi khawatir, perang berkelanjutan akan menghentikan operasional pelabuhan Hudaydah. Padahal 70% bantuan kemanusiaan ke Yaman masuk melalui pelabuhan tersebut.

Setidaknya ada 8,4 juta warga Yaman menderita kelaparan. Sebagian besar dari mereka juga hanya bergantung pada bantuan kemanusiaan.

Mantan Duta Besar AS untuk Kejahatan Perang, Stephen Rapp mengatakan, Yaman saat ini menghadapi bencana kemanusiaan yang meluas. “Saat ini Yaman berada pada tahap kritis, jika perang di Hudaydah terus berlanjut maka kondisi ini tak terelakkan lagi,” imbuhnya saat wawancara dengan Foreign Policy.

Periode Singkat

Majalah politik asal AS itu juga menyebut bahwa Griffith hanyah punya waktu sangat singkat untuk mencapai kesepakatan antara kedua pihak. Itu sebelum UEA dan sekutunya dapat merebut pelabuhan yang saat ini dikuasai Hutsi.

Ditambahkan, pemerintah AS tengah menghadapi tekanan akibat dukungannya pada Pasukan Koalisi di Yaman, meningkatnya korban serta terungkapnya penjara-penjara rahasia di bawah kontrol UEA.

Dua depatemen, luar negeri dan pertahanan, menyebut pelanggaran-pelanggaran itu ‘membingungkan’.

Namun Washington tetap mendukung Saudi dan UEA di Yaman, memudarkan kesabaran Kongres. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Penangkapan Dai dan Masyayikh di Saudi Berlanjut

Organization