Home / Berita / Internasional / Asia / ‘Militer Israel Tak Siap Bertempur di Gaza’

‘Militer Israel Tak Siap Bertempur di Gaza’

Pasukan Israel. (Anadolu Arabic)
dakwatuna.com – Tel Aviv. Militer Israel angkat suara tentang kemungkinan serangan ke Jalur Gaza. Disebutkan, mereka menyarankan pada politisi Israel untuk menunda serangan hingga pembangunan pagar perbatasan selesai.

Dilansir dari Anadolu Arabic, Channel Ten Israel menyebut hubungan Israel dengan Gaza tengah mengalami eskalasi.

“Namun militer Israel berusaha menenangkan para politisi untuk menunda serangan hingga selesainya pembangunan penghalang terhadap terowongan di perbatasan,” sebut kanal swasta tersebut.

Lebih lanjut disebutkan, militer Israel yakin jika serangan Hamas terus dilakukan maka perang tidak akan dihindarkan.

Pada Rabu (28/06) kemarin, 4 pemuda Palestina terluka akibat peluru Israel. Penembakan terjadi di perbatasan timur Rafah, selatan Gaza.

Sejak 2016 lalu, Militer Israel membangun tembok besar di sepanjang perbatasan Gaza. Tinggi tembok ini mencapai 6 meter dari permukaan tanah.

Selain itu mereka juga membangun dinding beton dengan kedalaman puluhan meter di bawah tanah. Dinding ini bertujuan untuk menghalangi para penyusup masuk melalui terowongan. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Hamas: Menhan Israel Mundur, Kemenangan Politik bagi Gaza