Home / Berita / Internasional / Asia / Surat Kabar Israel: Pangeran Bin Salman Bertemu Netanyahu di Yordania

Surat Kabar Israel: Pangeran Bin Salman Bertemu Netanyahu di Yordania

Pangeran Muhammad bin Salman Al Saud. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Amman. Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman Al Saud disebut turut hadir dalam pertemuan antara PM Israel dengan Raja Yordania di Amman. Hal ini sebagaimana disebutkan oleh surat kabar berbahasa Ibrani ‘Maariv’.

Hingga saat ini belum ada konfirmasi resmi dari Amman, Riyadh maupun Tel Aviv terkait pemberitaan tersebut. Sementara tulisan di Maariv ditulis oleh editor urusan Arab di radio Israel, Jockie Hodge.

Hodge menambahkan, seorang temannya di Yordania mengatakan dengan penuh antusias tentang kehadiran Bin Salman dalam pertemuan di Amman.

Benar atau tidaknya informasi ini, imbuh Hodge, tetap ada komunikasi langsung yang terjalin antara Riyadh dan Tel Aviv. Pertemuan kedua pihak sering dilakukan di tempat yang jauh dari sorotan media, jelas Hodge.

Beberapa waktu lalu, Bin Salman dalam sebuah wawancara menyebut tidak ada urusan agama terkait keberadaan Israel. Ia juga menyebut Israel punya hak tinggal di wilayah Palestina, serta ada kepentingan bersama antara negaranya dengan Israel. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Benarkah Erdogan Minta Bantuan Ekonomi ke Merkel? Ini Jawaban Menteri Jerman