Home / Berita / Internasional / Asia / Menantu Trump Marah Besar Kepada Kuwait

Menantu Trump Marah Besar Kepada Kuwait

Menantu Trump, Jared Kushner. (aljazeera.net)
dakwatuna.com – Washington. Jared Kushner, Penasihat senior Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan bertemu dengan Dubes Kuwait di Washington. Disebutkan, Kushner menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap negara-negara Teluk terkait Palestina di Dewan Keamanan PBB (DK PBB).

Informasi tersebut sebagaimana diwartakan surat kabar Kuwait, Al-Rai, dari seorang sumber di AS. Selain itu, Kushner juga menyampaikan kekesalan pemerintahan Trump terhadap rancangan resolusi perlindungan rakyat Palestina yang dicetuskan Kuwait.

Rancangan Kuwait diajukan setelah pembantaian tentara Israel terhadap pengunjuk rasa damai di perbatasan Gaza bulan lalu.

Kepada Dubes Kuwait Salem Abdullah al-Jaber al-Sabah, menantu Trump itu menyebut Kuwait mempermalukan diri di hadapan AS dengan mangajukan rancangan resolusi tersebut.

Dalam pertemuan lima menit itu, Kushner mengaku telah berkoordinasi dengan Arab Saudi dan Mesir terkait kondisi di Gaza sebelum adanya inisiatif Kuwait.

Masih menutu laporan, Kushner meminta Kuwait untuk fokus saja sebagai mediator krisis Teluk. Meskipun ada beberapa pihak yang keberatan dengan langkah diplomatiknya.

Jared Kushner hingga kini masih bersikeras menganggap Hamas sebagai organisasi teroris. Menurutnya, Hamas hanya berusaha untuk mengamankan agenda Iran di Timur Tengah.

Sementara itu, sumber terpercaya di Kemenlu Kuwait menepis laporan Al-Rai tersebut. Sumber mengatakan, hubungan negaranya dengan Amerika Serikat ‘mengakar kuat’.

Pekan lalu, AS menggunakan hak veto untuk menggagalkan rancangan resolusi yang diajukan Kuwait di DK PBB. Dalam rancangan tersebut, diatur mekanisme terkait perlindungan internasional terjadap rakyat Palestina di Gaza dan Tepi Barat. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Emir Qatar Beri Hadiah Pesawat Mewah, Begini Respon Erdogan

Organization