Home / Berita / Internasional / Asia / Terkait Ibadah Haji, Cara Saudi Memperlakukan Qatar dan Iran Berbeda

Terkait Ibadah Haji, Cara Saudi Memperlakukan Qatar dan Iran Berbeda

Jamaah Haji sedang melakukan Tawaf (mengelilingi Kabah). (kemenag.go.id)
dakwatuna.com – Riyadh. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia di Qatar menyebut Arab Saudi masih berupaya menyesatkan opini publik. Hal ini berkaitan dengan izin untuk menjalankan ibadah haji bagi rakyat dan penduduk Qatar.

Dalam pernyataannya, Komnas HAM Qatar mengomentari pemberitaan yang menyebut Kementerian Haji dan Umrah Saudi menyambut rakyat Qatar yang akan beribadah ke Tanah Suci. Disebutkan, pemberitaan itu bukan hal yang baru.

Komnas HAM Qatar juga menyebut Saudi menyesatkan opini publik di Teluk dan Internasional melalui pernyataannya, seperti dikutip dari Aljazeera, Kamis (07/06).

“Saudi berupaya memperbaiki citra dan menunjukkan kerja sama, namun tidak membuat pernyataan itu diterapkan, atau mekanisme yang jelas dan spesifik untuk implementasinya.”

Lebih lanjut, Saudi juga disebut berupaya melakukan politisasi terhadap syiar agama. Padahal hal semacam itu melanggar konvensi dan norma internasional. Sementara pemberitaan yang baru-baru ini beredar, disebut sebagai “manuver baru setelah suara kecaman meningkat”.

Mekanisme yang Jelas

Komnas HAM Qatar mengaku menerima banyak keluhan dari mereka yang mencoba pergi ke Makkah untuk umrah selama satu tahun terakhir.

“Mereka dihentikan, ditanyai, dan diperlakukan dengan cara yang memalukan serta dipulangkan dari manapun mereka datang,” jelasnya. Komnas juga meminta agar rakyat dan penduduk Qatar benar-benar diberi izin untuk berhaji mengingat waktu pelaksanaannya tinggal sebentar lagi.

Sementara Qatar dipersulit untuk haji dan umrah, pemerintah Saudi justru mempermudah bagi rakyat Iran untuk itu. Hal ini sebagaimana yang diutarakan Menteri Kebudayaan Iran yang menyinggung soal kesepakatan dengan Saudi.

Dalam kesepakatan itu dibahas soal pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Disebutkan, 90.000 warga Iran tengah bersiap untuk berangkat ke Makkah untuk menjalankan kewajiban haji. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Penangkapan Dai dan Masyayikh di Saudi Berlanjut

Organization