Home / Berita / Internasional / Asia / Amerika Serikat Ancam Veto Rancangan Resolusi Perlindungan Rakyat Palestina

Amerika Serikat Ancam Veto Rancangan Resolusi Perlindungan Rakyat Palestina

Situasi sidang DK PBB. (Aljazeera)
dakwatuna.com – New York. Washington mengumumkan pengajuan rancangan resolusi yang mengutuk serangan rudal Gaza ke wilayah Israel, Jumat (01/06). Selain itu, mereka juga mengancam akan memveto rancangan resolusi yang diajukan oleh Kuwait terkait perlindungan pada rakyat Palestina.

Menurut jadwal, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) akan menggelar pertemuan terbuka. Tujuannya adalah untuk memvoting rancangan resolusi perlindungan rakyat Palestina.

Rancangan resolusi tersebut diinisiasi oleh Kuwait. Pada versi terakhir rancangan dikatakan, “Mempertimbangkan langkah-langkah yang menjamin keamanan dan perlindungan warga sipil Palestina, maka diminta kepada Sekjen PBB Antonio Guterres untuk melaporkan kemungkinan mekanisme perlindungan internasional.”

Menanggapi itu, Amerika Serikat justru mengedarkan rancangan resolusi serupa. Bedanya, rancangan resolusi itu bertujuan mengutuk serangan rudal dari Jalur Gaza yang menargetkan Israel.

Koresponden Aljazeera di New York Raid Faqih mengatakan, Dubes AS di PBB Nikki Haley mengecam keras rancangan milik Kuwait. “Ia bahkan menganggap itu sebagai kegagalan moral dan hanya mempertimbangkan satu pihak saja,” imbuhnya.

Haley mengatakan, “Resolusi ini sangat bias dan gagal secara moral. Ini hanya akan merusak proses lanjutan menuju perdamaian Palestina-Israel.”

“Amerika Serikat pasti akan menggunakan veto untuk rancangan resolusi yang diajukan Kuwait,”tegasnya.

Ini akan menjadi yang kedua kalinya dalam beberapa bulan saja bagi AS menggunakan veto untuk menghalangi PBB mengambil langkah terhadap konflik Palestina-Israel. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Penangkapan Dai dan Masyayikh di Saudi Berlanjut

Organization