Home / Berita / Internasional / Asia / Amerika Serikat Kembali Ancam Rezim Suriah

Amerika Serikat Kembali Ancam Rezim Suriah

Perlengkapan tempur AS di Manbij Suriah. (aljazeera)
dakwatuna.com – Washington. Amerika Serikat mengultimatum rezim Suriah agar tidak menyerang milisi Arab dan Kurdi yang ada di Suriah. Sebelumnya, Presiden Suriah Bashar Assad mengancam akan menggunakan kekerasan jika perundingan dengan milisi itu gagal.

Dikutip dari Aljazeera, Jumat (01/05), ancaman itu dilontarkan oleh Direktur Kepala Staf Gabungan AS, Kenneth F. McKenzie. Ia mengatakan, semua pihak harus tahu bahwa serangan terhadap AS dan sekutunya akan menjadi keputusan terburuk.

McKenzie menjelaskan, operasi militer antara pihaknya dengan Pasukan Demokratis Suriah masih berlangsung.

Sementara Asisten Menhan AS, Dana W. White mengatakan, pihaknya masih berjuang memberantas ISIS. di Suriah. Ia juga menyebut masih bertahannya rezim Suriah karena bantuan dari Rusia dan Iran.

Pernyataan pejabat AS ini merupakan respon dari pernyataan Bashar Assad beberapa waktu lalu. Dalam sebuah wawancara, ia menyebut Pasukan Demokratis Suriah adalah satu-satunya masalah yang masih tersisa di negaranya.

“Ada dua opsi untuk mengatasi mereka. Pertama kami membuka pintu negosiasi, karena sebagian besar milisi mereka adalah orang Suriah,” kata Assad.

“Jika negosiasi tidak terjadi, maka kami akan membebaskan wilayah yang mereka kuasai dengan kekerasan. Kami tidak punya opsi lain, ada atau tidaknya Amerika.”

Pasukan Demokrastis Suriah menguasai wilayah cukup luas di utara dan timur Suriah. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Penangkapan Dai dan Masyayikh di Saudi Berlanjut

Organization