Home / Berita / Silaturahim / Pekerja Indonesia Malaysia Adakan Buka Bareng dan Tarawih

Pekerja Indonesia Malaysia Adakan Buka Bareng dan Tarawih

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

dakwatuna.com – Masih dalam suasana bulan Ramadhan, pada hari Ahad 27 Mei 2018 telah diadakan kegiatan buka bersama, pengajian dan shalat tarawih bersama.

FORKOMMI yang merupakan kepanjangan dari Forum Komunikasi Masyarakat Muslim Indonesia di Malaysia merupakan penyelenggara dari acara tersebut yang bekerja sama dengan Majlis ta’lim Raudhatul Jannah serta IPMI (Ikatan Pekerja Muslim Indonesia). Kegiatan tersebut diadakan di aula apartment Villa Mas, tempat kediaman para pekerja pabrik Samsung dengan mengundang seorang ustadz lulusan Madinah ustadz Irfan Taufiq Lc, MA.

Kegiatan buka bersama ini telah menjadi agenda rutin pada setiap bulan Ramadan. Huda Ali Ansori yang merupakan ketua panitia menyampaikan tujuan dari kegiatan tersebut yang diantaranya adalah silaturahim dalam rangka memperkuat persaudaraan antar pekerja muslim di pabrik Samsung, memberikan santunan dari pabrik Samsung kepada fakir miskin di sekitar pabrik sekaligus menambah ilmu agama sebagai upaya membentengi diri dari godaan dunia.

Acara dimulai dari setelah waktu ashar hingga shalat tarawih. Sambil menunggu waktu Magrib tiba, setelah sambutan ketua panitia, acara berikutnya yaitu pengajian. Materi pengajian mengingatkan kembali tentang tujuan dari puasa yaitu untuk meraih ketaqwaan sebagaimana tersirat dalam surat Al Baqarah 183.

Ustadz Irfan yang juga seorang mahasiswa S3 di International Islamic University Malaysia menjelaskan tentang definisi dan ciri taqwa. Taqwa digambarkan bagaikan berjalan di atas jalan yang banyak duri sehingga diperlukan kehati-hatian. Adapun janji Allah kepada orang-orang yang bertaqwa telah disebutkan dalam surat Ali Imran: 133-135.

Nara sumber menyebutkan beberapa di antara ciri-ciri orang yang bertaqwa. Pertama, beriman dengan perkara ghaib, seperti surga, neraka, malaikat yang mencatat amal baik dan buruk dan sebagainya. Kedua, mendirikan shalat dan tidak melalaikannya. Ketiga, menyisihkan sebagian hartanya untuk berinfak atau bersedekah baik dalam keadaan berkecukupan ataupun kekurangan. Keempat, mampu menahan marah dan mudah memaafkan kesalahan org lain. Kelima, senantiasa mengingat Allah dan segera beristighfar saat terjerumus ke dalam dosa.

Setelah pengajian, maka sesi yang ditungu-tunggu yaitu berbuka puasa bersama dilaksanakan. Peserta yang berjumlah 250 orang pekerja Indonesia tersebut tampak antusias mengikut acara hingga shalat tarawih selesai. Pada akhirnya, acara ditutup dengan doa. Semoga acara ini dapat memberikan manfaat bagi para pekerja Indonesia di Malaysia khususnya agar dapat meningkatkan semangat dan kualitas amal ibadah di bulan Ramadan guna meraih derajat ketaqwaan. (farikha/dakwatuna.com)

Redaktur: Samin Barkah

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

YY Farikha
muslimah yang saat ini tinggal di Malaysia, selalu berusaha memperbaiki diri dan memberikan manfaat untuk orang lain, suka berdakwah, belajar dan berbisnis

Lihat Juga

Taushiyah Dewan Pimpinan MUI Menyambut Idul Fitri 1439 H

Organization