Home / Berita / Internasional / Asia / Uni Eropa Perpanjang Sanksi atas Rezim Suriah

Uni Eropa Perpanjang Sanksi atas Rezim Suriah

Gedung Pusat Uni Eropa. (safa.ps)
dakwatuna.com – Damaskus. Uni Eropa (UE) disebut memperpanjang sanksi bagi Rezim Suriah hingga Juni 2019. Hal ini berdasarkan pengumuman UE pada hari ini, Senin (28/05).

Penindasan terhadap masyarakt sipil menjadi alasan tindakan ini diambil. “Uni Eropa memutuskan untuk mempertahankan langkah-langkah restriktif terhadap Rezim Suriah dan pendukungnya, yang sejalan dengan langkah UE tentang Suriah,” imbuhnya.

Dewan Eropa juga disebut telah memperbarui daftar pihak-pihak yang disanksi. Dikatakan, dua orang yang telah meninggal juga telah dihilangkan dari daftar.

259 orang dan 67 entitas menjadi target larangan perjalanan dan pembekuan aset. Sejumlah nama ditambahkan ke dalam daftar terkait penggunaan senjata. Termasuk 4 orang yang baru terdaftar pada 19 Maret 2018 lalu.

Sanksi UE ini mencakup embargo minyak, pembatasan investasi, dan pembekuan aset bank sentral Suriah di Eropa. Selain itu, ada pula pembatasan ekspor terhadap peralatan dan teknologi untuk pemantauan atau intersepsi komunikasi internet atau telepon.

Suriah masih berkutat dengan perang saudara sejak 2011 silam. Saat itu, rezim Bashar Assad menindak para demonstran pro-demokrasi secara brutal.

Menurut laporan PBB, ratusan ribu orang tewas dalam konflik berkepanjangan tersebut. Namun pejabat rezim mengklaim korban tewas hanya mendekati 10.000 orang. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Penangkapan Dai dan Masyayikh di Saudi Berlanjut

Organization