Home / Berita / Internasional / Asia / Warga Al-Quds Dilarang Shalat di Masjidil Aqsha

Warga Al-Quds Dilarang Shalat di Masjidil Aqsha

Pasukan zionis menembakkan gas air mata dan peluru karet ke arah jemaah shalat di pelataran Masjid Al-Aqsha. (aa.com.tr)
dakwatuna.com – Al-Quds. Pada Ramadhan seperti saat ini, warga Palestina berusaha menjalankan ibadah di Masjidil Aqsha. Namun otoritas Zionis Israel melarang sebagian dari mereka untuk hal tersebut.

Tindakan seperti itu tidak hanya diperuntukkan bagi warga Gaza dan Tepi Barat saja. Melainkan juga diperuntukkan bagi warga Al-Quds yang tinggal beberapa langkah saja dari kiblat pertama Umat Islam tersebut.

Seperti contohnya Hanadi al-Halawani. Ia menyadari tidak akan diperbolehkan masuk ke Masjidil Aqsha. Maka itu, setiap malam ia mencoba untuk mencapai titik terdekat dari Masjid untuk beribadah. Itupun hanya membuatnya shalat sambil menunggu diusir oleh pasukan Zionis.

Pemandangan seperti ini bukan pertama kalinya terjadi. Sudah bertahun-tahun lamanya pasukan Zionis selalu menjauhkan satu persatu dari Masjid. Al-Halawani bahkan menganggap pengusiran dari Masjidil Aqsha di bulan Ramadhan sama dengan dijauhkan dari surga.

Sementara di dekat pintu al-Asbath, jamaah harus menunaikan shalat Isya di perbatasan Masjid. Bahkan para staf di Dewan Wakaf Islam juga diperlakukan sama oleh Zionis, sebagian dari mereka adalah para penjaga Masjid. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

[Video] Dai Tunisia Kepada As-Sisi: Anda Segera Berakhir

Organization