Home / Berita / Internasional / Asia / Remaja Palestina Ini Meninggal Setelah Berjuang Melawan Luka Tembak Israel

Remaja Palestina Ini Meninggal Setelah Berjuang Melawan Luka Tembak Israel

Uday Abu Khalil. (Middle East Eye)
dakwatuna.com – Ramallah. Otoritas Kesehatan Palestina melaporkan pemuda berusia 15 tahun atas nama Uday Abu Khalil meninggal dunia. Sebelumnya ia berjuang melawan luka setelah ditembak pasukan Israel dalam aksi damai pekan lalu.

Uday ditembak pasukan zionis di pintu masuk Al-Bireh, barat Ramallah. Ia menjadi yang pertama meninggal dari kawasan Tepi Barat Palestina, sebagaimana dikutip dari Middle East Eye, Jumat (25/05).

Otoritas Kesehatan tidak mengungkap letak luka yang dialami Uday. Namun menurut laporan kantor berita Palestina (WAFA), Uday ditembak tepat di perutnya pada 16 Mei lalu.

Aksi besar-besaran digelar di seluruh wilayah teritori Palestina. Aksi damai itu dilakukan untuk menolak pemindahan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Al-Quds.

Lebih dari 60 warga Palestina gugur di Gaza dalam dua hari aksi. Sementara korban luka mencapai 2.770, termasuk 225 anak-anak dan 86 wanita.

Aksi damai warga Palestina telah digelar sejak 30 Maret lalu di perbatasan Gaza. Mereka menuntut hak kepulangan serta blokade atas Jalur Gaza segera diakhiri.

Namun aksi damai dihadapi dengan tindakan represif oleh pasukan zionis. Bersenjatakan peluru tajam, gas air mata, dan bom api, mereka menyerang peserta aksi secara membabi buta.

Total sejak aksi yang bertajuk “Pawai Kepulangan” itu digelar, sudah ada 109 warga Palestina yang gugur. Sementara sekitar 12.000 lainnya luka-luka. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Kekuatan Diplomatik Turki Selamatkan 4 Juta Orang di Idlib, Suriah