Home / Berita / Internasional / Asia / Washington Pupus Mimpi Saudi Miliki Nuklir

Washington Pupus Mimpi Saudi Miliki Nuklir

Menlu AS Mike Pompeo (kiri) dan Menlu Saudi Adel Al-Jubeir. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Washington. Mimpi Arab Saudi untuk mengembangkan nuklir tampaknya menghadapi tantangan. Pasalnya, Amerika Serikat telah mengisyaratkan ketidaksetujuan terhadap mimpi tersebut.

Seperti diketahui, Riyadh bertekad untuk memiliki dan mengembangkan proyek nuklir. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mengimbangi agresiviitas Iran di kawasan Timur Tengah.

Tak tanggung-tanggung, dua pejabat tinggi Saudi langsung yang menegaskan akan tekad tersebut. Pertama disampaikan oleh Putra Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman Al Saud, dan kedua oleh Menteri Luar Negeri Adel al-Jubeir.

Terkait hal ini, Menlu AS Mike Pompeo mengingatkan bahwa Riyadh tidak punya hak untuk mengembangkan uranium. Menurutnya, hal itu yang juga dituntutkan AS kepada Iran.

“Arab Saudi menyampaikan keinginannya untuk membangun proyek nuklir dengan tujuan damai. Kami sampaikan bahwa mereka harus patuh dengan komitmen untuk tidak memperkaya (uranium). Ini pula yang kami minta kepada Iran,” kata Pompeo, dilansir Aljazeera, Jumat (25/05).

Rencana pengembangan nuklir Saudi ini dilakukan dalam rangka mengurangi ketergantungan pada minya. Ini sebagamana tertuang dalam Visi Saudi 2030. Rencananya, Riyadh akan membangun fasilitas nuklir untuk mewujudkannya. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Kekuatan Diplomatik Turki Selamatkan 4 Juta Orang di Idlib, Suriah