Home / Berita / Internasional / Asia / Mahmoud Abbas Dirawat di Rumah Sakit

Mahmoud Abbas Dirawat di Rumah Sakit

Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas. (Aljazeera)
dakwatuna.com – Ramallah. Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas dikabarkan harus dirawat di rumah sakit di Ramallah, Tepi Barat, Ahad (20/05). Namun hingga kini belum ada informasi detail terkait kondisinya.

Dilansir dari Aljazeera, ini merupakan kali ketiga bagi Abbas dirawat di rumah sakit dalam satu pekan.

Menurut kantor berita Palestina (WAFA), pada Selasa lalu Abbas dilarikan ke rumah sakit untuk operasi kecil di telinga dan harus dirawat beberapa jam. Pada hari Jumat, ia kembali harus dirawat.

Karena hal itu, Mahmoud Abbas harus melewatkan Pertemuan Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang digelar di Istanbul pada Jumat (18/05) lalu.

Disebutkan, Abbas adalah seorang perokok berat. Ia juga memiliki sejarah panjang masalah kesehatan. Mulai dari gangguan jantung hingga berjuang untuk kanker prostat.

Hingga kini, Abbas juga belum menunjuk pengganti. Selain itu, sejak 2005 Palestina juga tidak menggelar pemilihan. Ini akibat perpecahan Fatah yang dipimpin Abbas dengan Hamas yang menguasai Jalur Gaza. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Para Pembantu Trump Desak Hamas Akui Israel

Organization