Home / Berita / Internasional / Asia / Mesir dan Israel Larang Korban Gaza Dievakuasi ke Turki

Mesir dan Israel Larang Korban Gaza Dievakuasi ke Turki

(Aljazeera)

dakwatuna.com – Ankara. Pemerintah Mesir dan Israel melarang pesawat Turki untuk mendarat di wilayah mereka. Rencananya, pesawat tersebut akan mengevakuasi korban luka di Jalur Gaza untuk mendapat perawatan medis di Turki.

Dilansir dari Aljazeera, Rabu (16/05), hal itu disampaikan oleh Asisten Perdana Menteri Turki, Recep Akdağ, sebelum bertolak ke Siprus Utara dalam kunjungan resmi.

Akdağ menjelaskan, saat ini pihaknya meminta Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk memberi tekanan kepada dua negara tersebut.

Recep Akdağ merupakan asisten Perdana Menteri urusan darurat. Maka ia sangat fokus pada hal-hal yang berkaitan dengan bantuan.

Menurutnya, Turki harus memberi bantuan dengan mengevakuasi para korban di Gaza untuk mendapat perawatan di Turki. Ini sesuai dengan instruksi Presiden Recep Tayyip Erdogan dan PM Binali Yildirim.

Akdağ  menerangkan, “Kepala Staf Militer dan Direktorat Urusan Darurat mengirim pesawat untuk tujuan ini. Tim dari Kementerian Kesehatan telah siap dan menunggu.”

“Namun pemerintah Mesir dan Israel hingga sekarang tidak mengizinkan pesawat kami mendarat. Kemenlu sedang berusaha menyelesaikan.”

“Aku telah menghubungi WHO untuk meminta mereka agar memberi bantuan seperti yang mereka lakukan pada 2014 silam,” pungkasnya. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Erdogan: Jangan Tutup-tutupi Fakta Pembunuhan Khashoggi