Home / Berita / Internasional / Asia / Cuitan Pangeran Saudi ini Buat Marah Warganet Amerika, Kenapa?

Cuitan Pangeran Saudi ini Buat Marah Warganet Amerika, Kenapa?

Khalid bin Salman Al Saud. (Aljazeera)

dakwatuna.com – Washington. Komentar seseorang di media sosial selalu mendapat respon beragam dari warganet. Seperti unggahan pangeran sekaligus dubes Saudi untuk Amerika, Pangeran Khalid bin Salman Al Saudi, ini.

Dilansir Aljazeera, Kamis (10/05/2018), Adik Putra Mahkota Saudi itu mengunggah komentar di twitter yang mengundang kemarahan Warganet Amerika Serikat. Ia mengomentari soal kesepakatan nuklir Iran.

Dalam unggahan tersebut, ia mengatakan, “ Seperti yang aku katakan sebelumnya berkaitan dengan kesepakatan, kami berada di autopilot menuju gunung. Kesepakatan mendorong Iran untuk melakukan ekspansi dengan ideologi ektremnya.”

“Hal itu juga memberi Iran tambahan finansial, yang digunakan untuk perselisihan/ kekacauan sektarian lebih lanjut di kawasan,” imbuhnya.

Warganet Amerika kemudian mengaitkan cuitan Pangeran Saudi dengan peristiwa Serangan 11 September 2001 silam. Mereka menganggap pernyataan di pesawat menuju gunung itu sebagai serangan ke gedung WTC.

John Williams mengatakan, “Ya, semua orang tahu bahwa mereka bagus dalam satu hal, mereka menerbangkan pesawat ke tempat yang bukan milik mereka.”

Mats Nilsson mengatakan, “Maksud Anda: berada di autopilot menuju ke gedung?” Nilsson menyertakan komentarnya dengan sebuah gambar bendera Saudi, beserta sebuah pesawat dan dua buah gambar gedung.

Sementara Nikola Filipov menyebutkan, “Anda membuka dukungan bagi Al-Qaeda dan ISIS di Suriah. Anda juga mendanai ekspansi salafisme di Eropa.”

Sedangkan Hameed Pooya membalas sang pangeran dengan mengatakan, “Satu-satunya yang ada sebagai autopilot adalah Arab Saudi, dan satu-satunya tempat yang menjadi tujuan mereka adalah gedung kembar pada 09/11.”

Seperti diketahui, pada 09 September 2001 lalu di Amerika terjadi serangan yang dilakukan melalui pembajakan pesawat. Serangan itu menyasar gedung komersial dan perkantoran, serta menewaskan banyak orang dari berbagai negara. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Israel Berencana Bangun 2.500 Unit Permukiman di Tepi Barat

Organization