Home / Berita / Internasional / Asia / Diisukan Beri Izin Masuk Bagi Pemukim Israel, Boycott Campaign Sesalkan Sikap Indonesia

Diisukan Beri Izin Masuk Bagi Pemukim Israel, Boycott Campaign Sesalkan Sikap Indonesia

Boikot Israel. (Palinfo)

dakwatuna.com – Ramallah. Boycott Campaign in Palestine (BCP) mengecam keras pemberitaan yang menyebut Indonesia memberi izin masuk bagi pemukim Israel. Disebutkan, para pemukim Israel dapat mengunjungi Indonesia dengan visa turis.

BCP Palestina menanggap, tindakan seperti ini sangat sensitif dalam sejarah perjuangan Palestina. Tindakan itu juga tercela dan patut dicela.

BCP Palestina menambahkan, pemberian legitimasi kepada penjajah hanya akan menambah keberanian mereka dalam menyerang Palestina. Selain itu, Otoritas Zionis akan meningkatkan pembatasan dan pencabutan atas hak-hak warga Palestina.

Sebelumnya, pada Kamis (03/05) lalu surat kabar Israel, Haaretz, melaporkan bahwa Indonesia akan mengizinkan pemukim Israel untuk melakukan kunjungan dengan visa turis. Tak ayal, pemberitaan tersebut segera ramai diperbincangkan.

Menanggapi hal tersebut, BCP meminta badan terkait untuk menjelaskan sikapnya. Selain itu, BCP menyeru rakyat dan pemerintah Indonesia terus memboikot entitas jahat dan penjajah tersebut.

Lebih lanjut, BCP juga menyeru Indonesia untuk meningkatkan boikot terhadap Isael serta terus mengeksploitasi kejatahannya kepada dunia. Selain juga menekan Israel untuk menghentikan permusuhan dan penindasan terhadap Palestina. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Hamas: Menhan Israel Mundur, Kemenangan Politik bagi Gaza