Home / Berita / Internasional / Asia / Rezim Suriah Tak Izinkan Bantuan Kemanusiaan Masuk ke Kamp Yarmouk

Rezim Suriah Tak Izinkan Bantuan Kemanusiaan Masuk ke Kamp Yarmouk

Penasihat Utusan PBB untuk Suriah, Jan Egeland. (Anadolu)

dakwatuna.com – Jenewa.  Penasihat Utusan PBB untuk Suriah, Jan Egeland mengatakan, rezim Suriah masih tidak mengizinkan bantuan kemanusiaan masuk ke Kamp Yarmouk. Kamp Yarmouk merupakan tempat pengungian bagi warga Palestina di Suriah.

Dalam konferensi pers di Jenewa, Egelang juga menyebut pasukan rezim terus melancarkan serangan di wilayah Idlib dan Kamp Yarmouk.

Egeland menegaskan, krisis di Suriah belum berakhir. Bahkan menurutnya, krisis hanya berpindah ke wilayah lain.

“Kita masih menghadapi tantangan sulit untuk mengirim bantuan kemanusiaan ke Ghouta Timur, meski baku tembak berakhir,” katanya, seperti dilansir dari Anadolu Arabic, Jumat (04/05/2018).

Egeland menambahkan, “Warga sipil sangat membutuhkan bantuan. Seharusnya tidak ada pembatasan lebih lanjut lagi, dan kami percayakan Rusia untuk membantu dalam hal ini.”

Menurut Egeland, pihaknya telah berulang kali mengajukan permintaan pada rezim Suriah agar mengizinkan bantuan masuk ke Ghouta Timur dan Kamp Yarmouk. “Tapi rezim tidak memberi izin yang semestinya,” lanjutnya.

Egeland melanjutkan, ada perpindahan besar dari warga di Ghouta Timur ke Provinsi Idlib di Utara. Menurutnya, hal itu akan menimbulkan kesulitan lanjutan bagi institusi kemanusiaan di Idlib. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Etiopia: Cina Baru di Afrika?