Home / Berita / Internasional / Asia / Percakapan Bin Salman dan Pemimpin Yahudi Amerika Bocor

Percakapan Bin Salman dan Pemimpin Yahudi Amerika Bocor

Bin Salman sebut Palestina harus menerima kesepakatan atau berhenti mengeluh. (Aljazeera)

dakwatuna.com – Tel Aviv. Channel Ten Israel memuat bocoran percakapan Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman saat bertemu dengan Pemimpin Yahudi Amerika beberapa waktu lalu.

Disebutkan, saat itu Bin Salman menyebut telah meminta Palestina untuk menerima kompromi yang diajukan. Termasuk menerima rencana Washington yang disebut dengan ‘Deal of the Century’.

Channel Ten menambahkan, pertemuan tersebut terjadi pada tanggal 27 Maret 2018. Menurut Bin Salman, kepemimpinan Palestina kehilangan banyak peluang selama empat dekade terakhir. Sebabnya adalah penolakan mereka terhadap semua kompromi yang diajukan.

Pada pertemuan itu Bin Salman juga  menyatakan, telah tiba saatnya bagi Palestina untuk menerima penawaran. Palestina harus mau diajak kembali ke meja perundingan. Jika tidak, maka Palestina sebaiknya diam dan berhenti mengeluh, lanjut Bin Salman.

Seperti dilansir Aljazeera, Channel Ten juga menyebut Bin Salman melontarkan kecaman keras kepada Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas dalam pertemuan itu.

Masih menurut Bin Salman, permasalahan Palestina tidak menjadi prioritas baik bagi pemerintah maupuh publik Saudi. Bagi Saudi ada permasalahan yang lebih penting seperti Iran, sebutnya.

Beberapa bulan terakhir banyak media yang mengungkapkan dukungan Saudi terhadap ‘Deal of the Century’. Ia merupakan kesepakatan yang diajukan Trump. Salah satunya adalah kemerdekaan Palestina dengan wilayah Tepi Barat tanpa Al-Quds (Yerusalem). (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Mahathir Muhammad Kritik Kebijakan Trump