Home / Berita / Internasional / Asia / Erdogan: AS Pihak Pertama yang Usik Keamanan Turki

Erdogan: AS Pihak Pertama yang Usik Keamanan Turki

Presiden Erdogan (aa.com.tr)

dakwatuna.com – Ankara. Presiden Turki menyebut ancaman bagi keamanan Turki datang dari Amerika Serikat. Hal ini dilakukan Washington dengan memasok senjata amunisi gratis kepada organisasi teroris, PKK.

“Senjata yang belum mampu kita beli, justru diberikan gratis oleh Washington kepada organisasi teroris ‘PKK’. Maka ancaman itu justru datang pertama kali dari mitra strategis kami. Di sinilah letak masalahnya,” kata Presiden Recep Tayyip Erdogan saat wawancara dengan NTV Turki, seperti dikutip Anadolu Arabic, Ahad (22/04/2018).

Erdogan menjelaskan, AS mengirim lima ribu truk senjata dan dua ribu pesawat kargo yang membawa senjata ke Utara Suriah. Mereka berdalih itu untuk memberantas teroris ISIS, imbuhnya.

Lebih lanjut Erdogan menyebut AS mendirikan sekitar 20 pangkalan militer di lokasi yang sama. “Untuk melawan siapa pangkalan itu didirikan?,” tanya Erdogan.

Selain itu, Erdogan mengatakan pasukan Turki berhasil melumpuhkan 16.650 milisi teroris PKK. Jumlah itu baik dari dalam negeri maupun utara Irak selama tiga tahun terakhir.

Erdogan menambahkan, negaranya berhasil menjalankan Operasi ‘Perisai Efrat’ dan ‘Ranting Zaitun’. Meskipun adanya blokade politik, militer, dan ekonomi kepada Suriah.

Penduduk Afrin, lanjutnya, telah mulai kembali ke kampung halaman mereka. Seperti diketahui, Kota Afrin merupakan target utama pembebasan dalam operasi Ranting Zaitun.

Sementara operasi yang masih berlangsung, kata Erdogan, berhasil melumpuhkan 4.254 teroris hingga saat ini. Sementara militer Turki harus kehilangan 56 pasukan dan Tentara Pembebasan Suriah ada ratusan yang gugur. (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Di Hadapan Anggota Dewan, Basar Assad ‘Serang’ Erdogan

Organization