Home / Berita / Internasional / Asia / Iran dan Zionis Israel Saling Tebar Ancaman

Iran dan Zionis Israel Saling Tebar Ancaman

Konfrontasi Iran dan Zionis Israel. (irakna.com)

dakwatuna.com – Teheran. Garda Revolusi Iran menyarankan agar Israel membuang jauh kebodohan mereka jika ingin tetap ada. Jika tidak, maka Teheran sangat mampu menghancurkan entitas zionis tersebut.

Dilansir dari Aljazeera.net, Jumat (13/04/2018), hal itu disampaikan oleh Ali Shirazi, wakil Khameini di Garda Revolusi Iran. Shirazi menambahkan, negaranya sangat mampu untuk menghapus Tel Aviv dan Haifa dari muka bumi.

Pernyataan Shirazi merupakan respon pertama dari Garda Revolusi terkait serangan rudal Israel ke bandara T-4 Suriah beberapa waktu lalu. Menurut investigasi Rusia, terungkap bahwa serangan ke Bandara tersebut terdiri dari delapan rudal yang melalui langit Lebanon.

Sebelumnya pihak Israel menegaskan akan terus melakukan tindakan militer untuk menekan pengaruh Iran di Suriah. Israel menganggap sikap politik Iran di Timur Tengah sebagai ancaman bagi keamanan mereka.

Terkait polemik Iran dan Israel di Suriah ini, Presiden Rusia Vladimir Putin dan PM Israel Benyamin Netanyahu disebut-sebut melakukan komunikasi telepon. Keduanya juga membahas serangan Israel ke bandara T-4.

Dalam pembicaraan tersebut Netanyahu menegaskan, pihaknya tak akan membiarkan keberadaan militer Iran di Suriah. “Iran adalah musuh berbahaya dan tak boleh diremehkan,” imbuh Netanyahu.

Sebaliknya, Putin menyampaikan kepada Netanyahu urgensi untuk menjaga kedaulatan Suriah. Putin juga menyeru Israel agar tidak melakukan tindakan profokatif.

Ancaman Israel kepada Iran juga dilontarkan Netanyahu dalam sebuah acara pada Kamis (12/04) kemarin. Kepada pemimpin Iran, Nentanyahu mengatakan, “Jangan sekali-kali mengetes tekad Israel.”

Netanyahu juga mengingatkan kepada rakyat Iran bahwa Israel bukan musuh. “Tapi musuh rakyat Iran adalah rezim yang menindas kalian itu,” imbuh Netanyahu. “Jika rezim itu lenyap, maka kedua bangsa ini akan hidup saling kerja sama.” (whc/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Referendum Mesir, Cara As-Sisi Untuk Berkuasa Hingga 2030

Organization