Home / Berita / Internasional / Asia / Peringatan Hari Bumi Palestina, Zionis Lakukan Tindakan Represif

Peringatan Hari Bumi Palestina, Zionis Lakukan Tindakan Represif

Peringatan Hari Bumi Palestina 2018. (aljazeera.net)

dakwatuna.com – Al-Quds. Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan, setidaknya lima rakyat Palestina meninggal dunia dan 356 lainnya terluka akibat bentrokan dengan pasukan zionis Israel di perbatasan Jalur Gaza, Jumat (30/03/2018). Hal ini terjadi selama peringatan Hari Bumi Palestina.

Dilansir Aljazeera.net, bentrokan antara pemuda Palestina dan pasukan zionis juga terjadi di Kota al-Bireh, Tepi Barat. Pasukan zionis diketahui menembakkan bom gas ke arah demonstran.

Pada hari ini, Jumat (30/03) rakyat Palestina menggelar unjuk rasa dengann tema Kembali (al-Awdah) di sejumlah titik perbatasan Gaza. Hal ini dalam rangka memperingati 42 Tahun Hari Bumi Palestina.

Menghadapi hal itu, pihak zionis melakukan tindakan represif dan menyatakan penutupan semua wilayah yang berbatasan dengan Jalur Gaza.

Sementara itu, Kepala Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), Ismail Haniyah, turut berorasi di hadapan para pengunjuk rasa. Ia mengatakan, unjuk rasa kali ini membantah pernyataan Presiden AS Donald Trump.

Peringatan Hari Bumi Palestina 2018. (aljazeera.net)

Pada pagi hari waktu setempat, Kementerian menyebut satu pemuda Palestina, Omar Samour (27 Tahun) meninggal dan beberapa lainnya terluka. Hal ini terjadi setelah pasukan zionis menyerang para petani di selatan Gaza.

Seorang saksi mata mengatakan, seorang petani meninggal akibat tembakan zionis di Selatan Gaza.

Unjuk rasa kali ini mengambil tema Kembali (al-Awdah). Para pengunjuk rasa menuntut hak para pengungsi tahun 1948 untuk dapat kembali ke kampung halaman mereka. Selain juga menuntut blokade terhadap Gaza untuk segera diakhiri.

Menurut beberapa sumber, aksi ini akan terus dilakukan hingga 15 Mei mendatang, yang bertepatan dengan Hari Nakbah, yaitu hari pengusiran rakyat Palestina pada tahun 1948 silam. (whc/dakwatuna)

Sumber: Aljazeera

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Menlu Oman Sebut Israel Salah Satu ‘Negara’ di Timur Tengah