Home / Berita / Internasional / Asia / DK PBB Kecam Seluruh Pihak di Ghouta dan Damaskus

DK PBB Kecam Seluruh Pihak di Ghouta dan Damaskus

Suasana Sidang DK PBB. (aljazeera.net)

dakwatuna.com – New York. Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) mengecam seluruh pihak yang terlibat di Ghouta dan Damaskus. Sebagaimana ditegaskan, Resolusi No. 2401 harus diterapkan di seluruh wilayah Suriah.

Dilansir Aljazeera.net, DK PBB menggelar sidang khusus membahas perkembangan di Suriah, Jumat (16/03/2018). Ketua Sidang, Kalr Storm menyebutkan, seluruh anggota sidang mengingatkan semua pihak di Suriah untuk mematuhi hukum kemanusiaan internasional.

Selain itu, anggota sidang kembali menyampaikan dukungan pada Utusan PBB untuk Suriah, Staffan de Mistura agar membentuk komite konstitusi. Seluruh pihak terkait juga didesak untuk bekerja bersama de Mistura.

Sementara itu, Perwakilan Suriah di PBB Bashar al-Jafari mengatakan, rezim Suriah yang paling menjaga kehidupan rakyat. Rezim juga terus mengambil langkah untuk menjamin keamanan dan keselamatan rakyat. Ia juga menyebut sekitar 40.000 orang meninggalkan Ghouta Timur pada Kamis lalu.

Sedangkan Perwakilan Prancis dalam pidatonya menyebut rezim Suriah melakukan kejahatan perang. “Selain itu mereka juga melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan, pemerkosaan dan kelaparan sebagai alat dalam konflik dengan oposisi mereka,” tambahnya.

Dalam sidang itu, de Mistura juga menyampaikan pandangannya melalui video koferensi dari Brussel, Belgia. Ia menyebut keputusan gencatan senjata di seluruh Suriah tidak mungkin dilakukan secara terfragmentasi. “Gencatan senjata bukan opsional,” lanjutnya.

De Mistura menambahkan, “Kita menyaksikan perkembangan berbahaya di Suriah. Ini tentu menuntut adanya langkah segera.” Ia juga menegaskan Resolusi No. 2401 belum dihargai di wilayah Ghouta Timur. Bahkan ada laporan penggunaan unsur kimia Klur, dan ribuan penduduk meninggalkan Ghouta tanpa pendampingan PBB. (whc/dakwatuna)

Sumber: Aljazeera

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Setelah Al-Quds, Israel Desak AS Restui Pencaplokan Dataran Tinggi Golan Suriah

Organization