Topic
Home / Berita / Silaturahim / IZI Bantu Rawat Pasien Kanker di RSP Jawa Tengah

IZI Bantu Rawat Pasien Kanker di RSP Jawa Tengah

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Rumah Singgah Pasien (RSP) IZI Jawa Tengah. (Ricky/IZI)

dakwatuna.com – Semarang.  Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Jawa Tengah (Jateng) menginisiasi program relaksasi bagi para pejuang kanker yang tinggal di Rumah Singgah Pasien (RSP) yang berada di Pusponjolo Tengah, Semarang Barat, Kota Semarang.

Program tersebut bertujuan membangun kesadaran diri tentang penyakit yang diderita dan memberikan dukungan positif kepada pasien tersebut.

Kepala Kantor IZI Perwakilan Jateng, Djoko Adhi menyampaikan, pogram relaksasi yang bekerja sama dengan Tim Mindfullness Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Diponegoro (UNDIP) menurutnya merupakan salah satu program dari RSP yang digulirkan untuk para pasien kanker yang dari kalangan Dhuafa.

“Program relaksasi ini dilakukan setiap hari Selasa (sore) yang bersinergi dengan tim Mindfullnes Program Studi Ilmu Keperawatan UNDIP.”

Demikian disampaikan Djoko Adhi kepada Tim Media Pusat pada Rabu (28/2/2018) di Semarang.

Sementara itu kegiatan relaksasi diawali dengan kegiatan kontemplasi mengenai kondisi penyakit yang diidap para pasien.

“Relaksasi ini diharapkan bisa memberikan ketenangan batin pada mereka dan rasa optimisme terhadap proses penyembuhan yang sedang dilakukan.” Tambah Djoko Adhi.

Selain program relaksasi, RSP IZI Jateng juga mengadakan  program Kajian Keislaman dan Wisata Pasien.

“Tujuan dari program-program tersebut adalah untuk menghibur para pasien dari aspek mental dan spiritual,” jelas Djoko Adhi.

Salah satu pejuang kanker asal Demak, Sumanah yang menjadi penghuni RSP mengatakan, dirinya merasa senang dengan program-program yang diinisiasi oleh RSP IZI Jateng.

“Program-programnya kreatif dan tidak membosankan. Sangat menghibur saya yang kebetulan tidak punya pendamping.” Tutur Sumanah.

Pasca setelah suami dari Suminah wafat, dirinya merasa kesepian karena tidak mempunyai anak. Terkadang juga Sumanah merasa tertekan karena merasa  harus berjuang sendirian.

Namun di Rumah Singgah ini, Sumanah bertemu dengan banyak rekan dari daerah lain yang sudah dianggap sebagai keluarga.

“Di sini kami saling menguatkan satu sama lain,” ujarnya.

Untuk diketahui, RSP IZI diperuntukkan bagi para pasien Kanker Dhuafa yang harus menjalani pengobatan cukup lama di Rumah Sakit Karyadi.

“Proses pengobatan sendiri berlangsung satu hingga dua bulan yang berupa terapi radiasi dan kemoterapi.” Pungkas salah satu Staff RSP IZI Jateng. (SaBah/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Avatar

Lihat Juga

Kemudahan Donasi Zakat Lewat Situs Bookingberkahramadhan.com

Figure
Organization