Home / Berita / Silaturahim / Self-Hypnotherapy Ala FOKMA Perak

Self-Hypnotherapy Ala FOKMA Perak

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

dakwatuna.com – Ada yang berbeda pada kegiatan bulanan kali ini. Forum Komunikasi Muslimah Indonesia di Malaysia (FOKMA) daerah Perak mengadakan pelatihan tentang bagaimana melakukan hypnotherapy sendiri agar hidup senantiasa dalam kebahagiaan. Training tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu pagi tanggal 3 Februari 2018 bertempat di halaman mushala asrama Finisar, Perak, Malaysia.

Miftakhul Jannah selaku sekretaris FOKMA Perak menyampaikan bahwa training hypnotherapy ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap beberapa permasalahan psikologi yang dialami oleh sebagian besar para pekerja Indonesia yang berada di Malaysia khususnya yang bekerja di daerah Perak.

Di antara masalah tersebut adalah stress dalam bekerja,  kecenderungan menyukai kawan sejenis (lesbi), sering kesulitan dan ragu-ragu dalam mengambil keputusan, sulit untuk melupakan peristiwa pahit dan masalah kelainan mental yang lain. Dalam kesempatan tersebut, yang menjadi nara sumber adalah Desy Hardini selaku trainer basic dan self-hypnosis yang berasal dari Jakarta.

Pemateri mengawali pelatihan dengan memberikan pemahaman dasar tentang hypnotherapy. Hypnotherapy adalah salah satu cara untuk mengatasi berbagai masalah psikologis (psikoterapi) dengan mengaplikasikan teknik hypnosis. Teknik ini dirasakan sangat efektif karena menjangkau pikiran bawah sadar seseorang. Dan pada umumnya permasalahan psikologis terjadi karena memori, pengalaman atau pemahaman yang tertanam dalam pikiran bawah sadar.

Bahkan hal ini didukung oleh beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa 90% penyakit disebabkan dari pikiran. Hal yang dilakukan dalam melakukan hypnotherapy pada orang lain adalah dengan dua cara. Pertama, membangun kedekatan sehingga obyek hypnotherapy merasa nyaman dengan kita. Kedua, menanamkan nilai-nilai positif seperti sugesti dan kalimat-kalimat yang positif.

Dalam pelatihan tersebut, para peserta yg berasal dari kampus Universitas Teknologi Petronas (UTP), pabrik elektronik Finisar dan Unisem yang berjumlah 40 orang diberikan bekal tentang bagaimana cara menghypnotherapy diri sendiri maupun orang lain. Teknik hypnosis untuk sendiri bisa dilakukan dengan menuliskan harapan masing-masing, sering menyebutkan harapan-harapan tersebut, tidak membiarkan pikiran dalam keadaan kosong, selalu berzikir kepada Allah, dan mengiringinya dengan rutin melakukan shalat tahajud dan tilawah alqur’an.

Sekitar 3 jam sesi training hypnotherapy berlangsung. Kemudian setelah sesi istirahat, shalat dan makan siang (ishoma) acara dilanjutkan dengan sesi sharing muslimah entrepreneur oleh dua ustadzah yang berasal dari Jakarta yaitu Santi Nurjanah dan Fika Zetia Dwisari.

Mereka merupakan sosok muslimah pengusaha yang memiliki usaha dalam beberapa bidang, di antaranya salon muslimah, baby shop dan wedding organizer islami. Dalam kesempatan tersebut kedua narasumber memberikan tips tentang bagaimana memulai dan menjalankan bisnis bagi seorang muslimah. Dan mengingatkan agar selalu melibatkan Allah dalam usaha kita dan bekerja karena Allah.

Menjelang ashar, acara pun ditutup dengan doa oleh ustadzah Santi. Ala kulli hal, semoga acara FOKMA Perak kali ini dapat memberikan manfaat khususnya bagi muslimah Indonesia yang berada di daerah Perak Malaysia. Diharapkan dengan self-hypnotherapy ini dapat menjadi salah satu usaha untuk menjadikan muslimah menjadi pribadi yang memiliki mental yang sehat dan senantiasa ingat kepada Allah. (Farikha/dakwatuna.com)

Redaktur: Samin Barkah

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5,00 out of 5)
Loading...

Tentang

YY Farikha
muslimah yang saat ini tinggal di Malaysia, selalu berusaha memperbaiki diri dan memberikan manfaat untuk orang lain, suka berdakwah, belajar dan berbisnis

Lihat Juga

FOKMA Gelar Seminar ‘Siapkah Aku Menikah?’