Topic
Home / Berita / Internasional / Asia / Turki: 616 Teroris Dilumpuhkan Sejak Operasi Afrin

Turki: 616 Teroris Dilumpuhkan Sejak Operasi Afrin

Pesawat tempur Turki. (aa.com.tr/ar)

dakwatuna.com – Ankara. Kantor Kepala Staf Kemiliteran Turki, pada Senin (29/01) kemarin mengumumkan, pihaknya berhasil lumpuhkan 616 teroris dari unsur PKK/PYD maupun ISIS. Disebutkan, jumlah itu dicapai sejak peluncuran operasi militer ‘Ranting Zaitun’ di Afrin Suriah pada 20 Januari lalu.

“Operasi berjalan sesuai rencana, berdasarkan hukum internasional yang terkait. Selain juga terus menjaga keutuhan tanah Suriah,” kata otoritas militer Turki melalui pernyataan resminya, seperti dilansir dari aa.com.tr/ar, Selasa (30/01/2018).

Lebih lanjut disebutkan, pesawat tempur Turki juga berhasil menghancurkan sembilan target, termasuk depot senjata dan benteng pertahanan milik PKK/PYD dan ISIS. Capaian itu, tambahnya, hanya dalam serangan hari Senin kemarin saja.

Disebutkan pula, 19 teroris dari dua organisasi berhasil dilumpuhkan hari itu. Dengan begitu, total teroris yang dilumpuhkan sejak operasi menjadi 616 orang.

Pesawat-pesawat tempur Turki yang melakukan operasi Senin kemarin, lanjutnya, kembali ke pangkalan mereka dengan selamat.

Operasi ‘Ranting Zaitun’ secara resmi diluncurkan oleh otoritas militer Turki pada Sabtu (21/01) sore waktu setempat. Sejauh ini, pihak militer mengklaim telah melakukan penyerangan terhadap 153 titik yang disinyalir milik organisasi teroris tersebut.

Militer Turki juga menyebut operasi Ranting Zaitun ini telah sesuai dengan hukum internasional dan resolusi DK PBB mengenai pemberantasan teroris. “Turki juga berhak membela diri sebagaimana dimaksud dalam pasal 51 Konvensi PBB dengan tetap menghormati integritas teritorial Suriah,” lanjutnya. (whc/dakwatuna)

Sumber: Anadolu Ajansi Arabic

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Trump Gelar Buka Puasa Bersama Tanpa Kehadiran Komunitas Muslim

Figure
Organization