Home / Berita / Internasional / Asia / Israel Resmi Ajukan Penarikan Diri dari Keanggotaan di UNESCO

Israel Resmi Ajukan Penarikan Diri dari Keanggotaan di UNESCO

PM Zionis Israel Benjamin Netanyahu. (infiniteunknown.net)

dakwatuna.com – Washington. Entitas zionis, Israel, secara resmi mengajukan surat pengunduran diri dari keanggotaannya di Badan Pendidikan dan Kebudayaan PBB (UNESCO), Kamis (28/07/2017). Sebelumnya, pada Ahad (23/12) yang lalu, PM Zionis, Benyamin Netanyahu, telah menginstruksikan pada menteri luar negeri-nya untuk mengkaji soal pengunduran diri tersebut.

Seperti dilansir dari aa.com.tr/ar, duta Israel di UNESCO menyerahkan surat resmi ke kantor badan PBB tersebut. Disebutkan, surat tersebut diserahkan kepada penjaga keamanan kantor karena sedang libur akhir tahun.

Namun, pihak keamanan kantor menolak untuk menerima surat tersebut. Karena sesuai aturan, kantor tidak menerima kiriman atau surat apapun dalam masa libur. Sementara pihak zionis mengibaratkan pengunduran dirinya ini sebagai hadiah dan untuk mengurangi ketegangan antaranya dengan badan PBB tersebut.

Setelah itu, pihak Tel Aviv disebut mengirim surat melalui email dan diterima oleh direktur UNESCO, Audrey Azouley, sebagai permohonan resmi. Namun hingga saat ini belum ada komentar lebih lanjut baik dari Israel maupun UNESCO.

Sebelumnya, pada Oktober tahun lalu, Netanyahu juga telah menginstruksikan Menlu-nya untuk menyiapkan mekanisme penarikan diri dari UNESCO. Tel Aviv beranggapan, badan PBB tersebut lebih memihak kepada Palestina. Keputusan Netanyahu kala itu, bertepatan dengan resolusi Dewan Eksekutif UNESCO tentang status kota Al-Quds yang terjajah.

Menurut UNESCO, Israel harus menjaga integritas, keaslian dan warisan budaya Masjid Al-Aqsha, berdasarkan pada fakta sejarah. UNESCO juga menyebutnya sebagai situs suci Islam yang khusus untuk peribadahan. (whc/dakwatuna)

Sumber: Anadolu Ajansi Arabic

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Intelijen Jerman Peringatkan Bahaya Kelompok Sayap Kanan Ekstrem

Organization