Home / Berita / Daerah / NU Galang Dana Dirikan Rumah Batik untuk Kaum Difabel di Blora

NU Galang Dana Dirikan Rumah Batik untuk Kaum Difabel di Blora

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Pak Kandar

dakwatuna.com – Jakarta 15 Desember 2017 – Meski Difabel, bukan berarti harus pasrah dan bergantung pada orang lain. Hal itu yang memecut semangat Pak Ghofur, Pak Kandar dan 5 kerabatnya yang memiliki kekurangan serupa ketika mendirikan Difabel Blora Mustika pada tahun 2011.

Kecelakaan yang Pak Ghofur alami ketika membantu perbaikan gedung sekolah SMK NU di Blora membuat kedua kakinya harus diamputasi. Namun Ia tidak menyerah dan malah menjadi motor penggerak Difabel Blora Mustika (DBM). Semangatnya kembali muncul saat bertemu Pak Kandar yang kedua tangannya juga diamputasi akibat kecelakaan kerja, dan harus bekerja serabutan untuk biaya pengobatan diabetes sang istri serta biaya sekolah putrinya.

Kini DBM beranggotakan 600 orang, terdiri dari difabel kusta, tuna netra, tuna rungu, tuna wicara, tuna grahita, tuna daksa, tuna mental, psikotik, autis, polio, hidrosepalus, dan amputasi. Selama ini, kegiatan DBM dilakukan di halaman rumah Pak Kandar yang kondisinya jauh dari layak. Kondisi alat produksi yang sudah tidak memadai pun membuat proses produksi sedikit terhambat.

Pengalaman pribadi Pak Ghofur mendorongnya untuk menciptakan kesempatan bagi diri sendiri dan para anggota DBM. Meski terbatas, namun tetap sangat bersemangat. “Hidup tanpa kedua kaki bukan alasan untuk Kami berpasrah dan bergantung pada orang lain. Saya bingung mau kerja dimana, gak ada yang mau menerima saya karena saya gak punya kaki. Modal awal kami dari iuran anggota dan hanya cukup untuk membeli peralatan batik sederhana. Meskipun kami tidak punya kesempatan, kami sendiri yang harus membuat kesempatan itu.” (sb/dakwatuna)

Redaktur: Samin Barkah

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Lihat Juga

IZI Riau Kembali Salurkan Program 1000 Kaki Palsu pada Penyandang Difabel