Home / Berita / Internasional / Blokade Yaman Berlanjut, Saudi Tutup Satu-satunya Pintu Perbatasan Darat

Blokade Yaman Berlanjut, Saudi Tutup Satu-satunya Pintu Perbatasan Darat

    Anak-anak Yaman yang rentan menjadi korban perang (bbc.co.uk)

dakwatuna.com – Sana’a. Pemerintah Arab Saudi, menutup satu-satunya pintu perbatasan darat dengan Yaman. Sementara PBB menerangkan, blokade darat dan laut terhadap Yaman masih terus berlanjut. Keadaan diperparah dengan belum dikeluarkannya izin dari Koalisi Arab untuk pengiriman bantuan kemanusiaan ke pelabuhan-pelabuhan Yaman.

Jurnalis Aljazeera di Yaman melaporkan, Jumat (24/11/2017), pemerintah Saudi menutup terminal perbatasan darat satu-satunya dengan Yaman. Seorang pegawai di pintu perbatasan mengaku, pihaknya tidak mengetahui sebab di balik penutupan ini. Selain juga tidak mengetahui kapan perbatasan akan dibuka kembali.

Perbatasan ditutup bagi para imigran dari kedua belaj pihak pada Kamis (23/11) sore waktu setempat. Tak ayal, hal itu mengakibatkan antrean panjang puluhan truk dan mobil.

Terkait hal ini, PBB menyebut blokade darat dan laut terhadap Yaman terus berlanjut. Sementara bantuan kemanusiaan hanya diperbolehkan masuk melalui jalur darat dari Yordania ke Sana’a Sabtu (25/11).

Khaled al-Shayef, direktur umum bandara Sana’a mengatakan, semestinya ada empat bantuan kemanusiaan internasional yang masuk Kamis kemarin. Tapi hal itu tertunda tanpa dirinci sebab penundaannya.

Juru bicara urusan koordinasi kemanusiaan PBB juga angkat bicara terkait hal ini. Kepada wartawan ia mengatakan, “Lebih dua pekan blokade diberlakukan atas pelabuhan-pelabuhan itu. Ada banyak hal yang perlu dibutuhkan untuk mengatasi kelaparan, memerangi kolera dan bahaya kemanusiaan lain yang dihadapi jutaan rakyat Yaman saat ini.”

Sementara itu ada tiga lembaga kemanusiaan yang membantah adanya pengurangan blokade oleh Arab Saudi. Menurut mereka, sejauh ini belum ada bantuan kemanusiaan masuk pasca lebih dua hari dari pengumuman pengurangan blokade. (whc/dakwatuna)

Sumber: Aljazeera

Advertisements

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra

William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma’had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.

Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma’had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Dipertemukan di Riyadh, Oposisi Suriah Sepakat Rezim Bashar Al-Assad Harus Berakhir Sebelum Transisi Politik