Home / Berita / Internasional / Erdogan: Timur Tengah Alami Restrukturisasi yang Radikal

Erdogan: Timur Tengah Alami Restrukturisasi yang Radikal

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (aa.com.tr)

dakwatuna.com – Ankara. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyebut perkembangan yang terjadi di Timur Tengah dan dunia, bukan suatu yang random. Menurutnya, hal itu akan mengacu pada proses restrukturisasi yang radikal, yang akan menjadi ciri abad ke depan.

Dilansir dari Aljazeera.net, Rabu (08/11/2017), hal itu disampaikannya saat berpidato di hadapan anggota parlemen dari Partai AKP. Menurutnya, Turki tengah berada di tahapan yang paling sensitif sejak perang kemerdekaan.

Erdogan juga mengomentari berbagai peristiwa yang terjadi di Turki dalam empat hingga lima tahun terkhir. Ia menegaskan, hal itu merupakan bukti adanya konspirasi yang menargetkan kegentingan di Turki.

Organisasi teroris, lanjutnya, selama periode tersebut digunakan untuk menundukkan negaranya. Hal itu dimulai dengan menciptakan kekacauan sosial di Turki, dan berlanjut dengan berbagai serangan teroris.

Erdogan menekankan, negaranya tidak akan berhenti dalam memerangi terorisme. Bahkan, katanya, Turki akan terus melakukan operasi militer meski dalam musim dingin sekalipun. (whc/dakwatuna)

Sumber: Aljazeera

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Erdogan: Selama Aku Masih Hidup, Turki Tak Akan Tunduk pada Lembaga Asing