Home / Berita / Internasional / Asia / [Video] Begini Situasi di Kota Suci Al-Quds Tahun 1930-an

[Video] Begini Situasi di Kota Suci Al-Quds Tahun 1930-an

dakwatuna.com – Doha. Tantangan terbesar yang harus dihadapi jurnalis Aljazeera, Rawan Al-Damen, dalam mempersiapkan dokumenternya yang berjudul ‘Nakbah’ adalah menemukan video arsip kehidupan di Palestina sebelum Hari Nakbah. Gambaran kehidupan itulah yang berusaha disembunyikan oleh propaganda Zionis pada saat itu.

Al-Damen menyebutkan, kehidupan bangsa Yahudi dan Inggris selama masa mandat Inggris, tersusun rapi di arsip-arsip Barat. Sementara itu, gambaran kehidupan Bangsa Palestina di masa yang sama, seakan lenyap ditelan bumi.

Namun, setelah berbulan-bulan melakukan riset, akhirnya al-Damen menemukan beberapa gambar tersembunyi di British Museum di London.

Bagian ini menampilkan dokumenter ‘Nakbah’, yang menyampaikan sepenggal kehidupan di Palestina pada tahun 1930-an. Tampak pasar-pasar di sana menggeliat, dan pergerakan penduduk serta perdagangan begitu aktif.

Nakbah merupakan hari peringatan tahunan untuk pengusiran bangsa Palestina yang mendorong terbentuknya Israel pada tahun 1948 silam. Hari ini diperingati setiap tanggal 15 Mei. (whc/dakwatuna)

Sumber: Aljazeera

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

[Video] Akademisi Israel: As-Sisi Jauh Lebih Zionis dari Saya

Organization