Home / Berita / Internasional / Mengejutkan, 4 Negara Teluk Pemboikot Paling Banyak Mengambil Manfaat dari Qatar

Mengejutkan, 4 Negara Teluk Pemboikot Paling Banyak Mengambil Manfaat dari Qatar

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

dakwatuna.com – Qatar Foundation merilis sebuah fakta mengejutkan. Sedikitnya mereka telah menerima 400 orang dari 4 negara teluk pemboikot Qatar sejak 5 Juni lalu. Qatar Foundation menambahkan bahwa semua tenaga dari 4 negara teluk ini tersebar ke berbagai bidang pekerjaan, seperti bidang keluarga, rehabillitasi, konseling, hukum, dan psikologi.

Diagram batang jumlah pegawai 4 Negara teluk di QFSW (Aljazeera.net)

Qatar Foundation menyebutkan bahwa sebanyak 405 orang dari 4 negara teluk telah mengambil banyak manfaat dari bidang pekerjaannya masing-masing. Periode kerja semua pegawai ini, seperti yang dirilis Qatar Foundation, dimulai sejak awal pemboikotan negara-negara teluk sampai akhir Agustus. Qatar Foundation juga menegaskan bahwa jenis pekerjaan yang diberikan oleh pihak mereka adalah pekerjaan yang akan terus berlanjut.

Secara terperinci, jumlah pekerja dari 4 negara teluk adalah sebagai berikut; pegawai yang berasal dari Saudi Arabia sebanyak 103 orang. Kemudian secara berturut-turut UEA dan Bahrain sebanyak 33 dan 44 orang. Dan dari Mesir, menempati posisi jumlah pegawai terbanyak, berjumlah 225 orang.

Tidak Ada Diskriminasi

CEO Qatar Foundation for Social Work, Amaal binti Abdullatif Al-Mannai, mengatakan bahwa pekerjaan yang diberikan oleh setiap bidang pekerjaan sudah profesional sesuai SOP. Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa tidak ada diskriminasi terhadap sebagian kelompok terhadap kelompok yang lain.

“Sebagai manusia beradab dan penjunjung tinggi HAM, kami menjamin seluruh pegawai kami akan mendapat hak yang sama. Mereka akan mendapatkan pelayanan yang layak karena mereka tinggal dan hidup di Negara Qatar.” (jamin/Aljazeera/dakwatuna)

Sumber: Aljazeera.net

Advertisements

Redaktur: Samin Barkah

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang