Topic
Home / Berita / Internasional / Asia / Keluarga Kutuk Diamnya Dunia atas Kriminalisasi Presiden Mursi

Keluarga Kutuk Diamnya Dunia atas Kriminalisasi Presiden Mursi

Presiden Mursi dalam salah satu sidang. (aljazeera)

dakwatuna.com – Kairo. Keluarga Presiden Mesir Terkudeta, Muhammad Mursi, mengutuk diamnya dunia atas kriminalitas yang dialaminya. Selain itu, mereka juga menyeru otoritas HAM Internasional untuk bergerak membela hak-hak Mursi.

Dilansir dari Aljazeera.net, Kamis (24/08/2017), hal itu sebagaimana keterangan dari Abdullah, putra Presiden Mursi, yang diposting di akun Facebook miliknya. Keterangan itu merupakan isi surat dari keluarga Mursi yang ditujukan ke sebuah konferensi HAM di luar negeri untuk membela hak-hak Presiden Mesir itu.

Dalam keterangan disebutkan, “Kami mengutuk otoritas HAM, masyarakat internasinal, pemerintah dan semua yang fokus pada kebebasan dan perjuangan yang diam atas kriminalisasi terhadap hak-hak Presiden Mursi dan semua tahanan.”

“Kami berharap hari ini menjadi titik permulaan untuk prioritas kerja kalian dalam menekan dan mendesak pemerintah serta otoritas HAM untuk memperhatikan fakta kemanusiaan di Mesir dan dunia,” tambahnya.

Keluarga juga merinci pelanggaran yang dialami Presiden Mursi. Di antaranya, “Larangan memasukkan koran, obat-obatan dan keperluan pribadi lainnya ke penjara. Juga tentang larangan memindahkan Mursi ke rumah sakit khusus.”

Presiden Mursi ditahan di sebuah tempat tersembunyi pasca kudeta berdarah yang dimotori Abdul Fatah As-Sisi pada 03 Juli 2013 silam. Kemudian, di tahun 2014 ia ditahan di pusat militer di Utara Mesir selama masa persidangan.

Terkait kesehatan Presiden Mursi, pihak keluarga menyebutkan, “Hingga tulisan ini dibuat pun, dunia masih tidak tahu apa-apa.”

Sejauh ini, Presiden Mursi telah menerima dua vonis. Satunya selama tiga tahun atas tuduhan terorisme, sedang yang lain selama 20 tahun. Selain itu, ia masih menunggu vonis atas empat tuduhan lainnya. (whc/dakwatuna)

Sumber: Al-Jazeera

Redaktur: William

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar

Lihat Juga

PBB: Kematian Mursi Harus Diselidiki Secara Independen

Figure
Organization