Home / Berita / Internasional / Asia / Organisasi Internasional Seru Arab Saudi Tak Politisir Haji

Organisasi Internasional Seru Arab Saudi Tak Politisir Haji

Jamaah Haji sedang melakukan Tawaf (mengelilingi Kabah). (kemenag.go.id)

dakwatuna.com – Jenewa. Organisasi Hak Asasi Manusia Internasional (IHRO) menyeru Arab Saudi untuk tidak mempolitisir Haji dan peribadahan lain terkait tindakannya kepada rakyat Qatar, Selasa (01/08/2017).

Menurut IHRO, “(Tindakan politisir, red) dapat mempengaruhi secara langsung kebebasan menjalankan  keagamaan mereka (rakyat Qatar, red).” Sementara organisasi lain tampak mengecam ‘manipulasi’ Arab Saudi dalam pelaksanaan kewajiban Haji.

Organisasi Sahabat Kemanusiaan (FOH) itu juga mendesak PBB agar mengambil tindakan yang diperlukan untuk berkomunikasi dengan Arab Saudi. Bahkan, mereka menyeru Arab Saudi agar berhenti melakukan penyalahgunaan ibadah Haji untuk kepentingan politik.

Disebutkan, “Agar (Arab Saudi, red) mengangkat pembatas sewenang-wenang terhadap rakyat Qatar yang menghambat hak dan kebebasan mereka dalam melestarikan syiar keagamaan mendasar secara jelas.”

Organisasi itu juga menyebutkan, sejak awal pemberlakuan boikot pada Juni lalu, Arab Saudi telah melakukan tindakan-tindakan yang menghambat rakyat Qatar yang hendak melaksanakan Haji dan Umrah.

Tindakan yang dimaksud, menurut Organisasi yang bermarkas di Jenewa itu, seperti: “Adanya syarat untuk melakukan perjalanan udara saja, membatasi mereka yang diperbolehkan masuk, serta syarat persetujuan dari maskapai penerbangan yang dapat mengantarkan para jemaah.”

Lebih lanjut, organisasi itu juga mengungkap tindakan sewenang-wenang pemerintah Arab Saudi terhadap rakyat Qatar yang berada di Makkah pada bulan Ramadhan lalu.

Disebutkan, pemerintah Arab Saudi memaksa rakyat Qatar kembali ke negara mereka, melarang pesawat Qatar (Qatar Airways) untuk mendarat di bandara Arab Saudi pada hari yang sama, serta memaksa rakyat Qatar itu untuk membatalkan reservasi di hotel tempat mereka tinggal. (whc/dakwatuna)

Sumber: Aljazeera.net

Advertisements

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Emir Qatar Terima Kunjungan Menlu Iran di Doha