Home / Berita / Internasional / Asia / Washington Seru Negara Pemboikot Qatar Agar Mengambil Langkah Positif

Washington Seru Negara Pemboikot Qatar Agar Mengambil Langkah Positif

Pertemuan para Menlu pemboikot Qatar di Bahrain. (arabic.sputniknews.com)

dakwatuna.com – Doha. Seorang pejabat di Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (Kemenlu AS), mengungkapkan kekhawatiran negaranya terhadap kebuntuan di Teluk yang terus berlanjut. Lebih lanjut, ia juga meminta Arab Saudi untuk membuka perbatasan daratnya dengan Qatar, sebagai bentuk niatan yang baik.

Pejabat AS itu juga menilai, upaya Dewan Kerjasama Teluk dalam memberantas teroris akan lebih berhasil jika mereka bersatu.

Pihak Washington akan terus berupaya mendesak semua pihak untuk berdialog langsung. Selain itu, Washington, tambahnya, ingin melihat empat negara pemboikot Qatar mengambil langkah-langkah positif.

Terkait sikap AS, DR. Edward Joseph, Direktur Eksekutif Institute for International Affairs dan professor di Johns Hopkins University turut angkat bicara. Katanya, pernyataan ini sesuai dengan posisi AS terhadap krisis yang diciptakan kelompok yang dipimpin Arab Saudi.

Kepada Al-Jazeera, Joseph mengatakan, Washington tidak akan memberlakukan jadwal apapun kepada pihak-pihak krisis. Namun, AS menghendaki penyelesaian krisis ini dapat tercapai sesegera mungkin, tambahnya.

Terkait hasil pertemuan Al-Manamah, Ia mengatakan, “Bisa jadi ini tanda mempermudah situasi dan membuka peluang dialog. Ini hal yang menggembirakan. Sudah pasti Washington akan mendukung itu. Selain itu, tidak adanya tenggat waktu yang diberlakukan Arab Saudi juga menjadi kegembiraan lain.”

“Pendekatan strategis yang mendasar dari pemerintahan Trump adalah mengisolasi Iran. Krisis ini jelas merugikan kebijakan mengisolasi Iran. Bahkan, situasi ini akan menambah pengaruh Iran di Teluk. Untuk sebuah celah besar pada kepentingan AS di Timur Tengah, dan demi kemaslahatan Washington, bahwa krisis ini harus diselesaikan. Solidaritas antar negara-negara Dewan Kerjasama Teluk harus dikembalikan,” lanjutnya. (whc/dakwatuna)

Sumber: Aljazeera.net

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Dalam Sepekan, 16 Prajurit Saudi Gugur dalam Pertempuran Lawasn Hutsi

Organization