Topic
Home / Berita / Internasional / Asia / Menlu Turki: Pangkalan Militer Turki di Qatar Tidak Membidik Negara Lain

Menlu Turki: Pangkalan Militer Turki di Qatar Tidak Membidik Negara Lain

Menlu Turki, Mevlut Cavusoglu. (arabi21.com)

dakwatuna.com – Ankara. Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki, Mevlut Covusoglu mengatakan, keputusan untuk menempatkan pangkalan militer Turki di Qatar harus dihormati.

“Keputusan penempatan pangkalan militer Turki di Qatar tidak membidik negara lain. Tapi (keputusan itu, red) hanya perlu dihormati saja,” kata Mevlut saat menyampaikan selamat Idul Fitri di provinsi Anatolia, Ahad (25/06/2017).

Sebagaimana diketahui, negara-negara pemboikot Qatar (Arab Saudi, UEA, Bahrain dan Mesir) menuntut Qatar untuk menutup pangkalan militer Turki yang ada di wilayahnya.

Menlu Turki itu menambahkan, “Turki dan Qatar telah menekan kesepakatan bersama, terutama pembentukan pangkalan militer. Itu adalah kesepakatan di antara dua negara berdaulat, dan tidak membidik negara lain. Negara lain hanya perlu menghormati (keputusan, red) itu saja.”

Turki, tegas Mevlut, sejak awal telah menolak krisis yang ada di teluk terkait dengan pemboikotan Qatar. Mevlut menyebut tindakan pemboikotan itu salah, “tanpa bias ke satu pihak lain pada titik yang dibenarkan.”

Jika hal yang sama juga menimpa Arab Saudi dan negara lain, menurut Mevlut, reaksi yang ditunjukkan negaranya akan sama dengan yang diberikan kepada Qatar.

“Turki telah dan masih melakukan upaya tiada henti untuk menyelesaikan krisis. Presiden Erdogan mencari mediasi bersama Amir Qatar, Syeikh Tamim bin Hamad; Raja Kuwait, Syeikh Sobah; dan Raja Arab Saudi, Malik bin Salman, untuk penyelesaian krisis,” tambah Mevlut.

Mevlut berharap, “Negara-negara yang memboikot Qatar agar meninjau ulang keputusan dan sikapnya. Serta negara-negara itu mendapatkan penyelesaian dengan penuh persaudaraan.”

Sementara itu, Menteri Pertahanan (Menhan) Turki, Fikri Işık menegaskan, tuntutan untuk menutup pangkalan militer Turki di Qatar akan mengintervensi hubungan bilateral antara Ankara dan Doha. (whc/dakwatuna)

Sumber: Anadolu Ajansı

Redaktur: William

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar

Lihat Juga

[Video] Menlu Turki Kejutkan Warga Sudan

Organization