Home / Berita / Internasional / Eropa / Jerman Larang Penggunaan Cadar Bagi Pegawai Negeri Saat Bekerja

Jerman Larang Penggunaan Cadar Bagi Pegawai Negeri Saat Bekerja

Bendara Jerman. (www.forbes.com)

dakwatuna.coom – Berlin. Parlemen Jerman menyetujui larangan penggunaan cadar bagi para pegawai negeri pada saat menjalankan tugasnya. Larangan ini muncul, di tengah kekhawatiran terkait integrasi lebih dari satu juta imigran, yang sebagian besar beragama Islam.

Sebagaimana dilansir dari Aljazeera.net pada Jumat (28/04/2017), dalam rancangan hukum tersebut, para pegawai negeri, hakim wanita, dan aparat keamanan di Jerman, harus tetap membuka wajahnya selama bertugas. Sedangkan di tempat umum, penggunaan cadar tidak dilarang.

Selain itu, dalam keadaan darurat, aparat keamanan juga dimungkinkan untuk membuka cadar para wanita yang tidak bekerja di lembaga-lembaga publik.

Perlu diketahui, dalam kurun waktu dua tahun terakhir, setidaknya telah masuk lebih dari satu juta imigran ke Jerman. Sebagian besar mereka adalah muslim yang berasal dari Timur Tengah. Hal ini yang kemudian menimbulkan kekhawatiran integrasi yang cukup besar di negara itu.

Terkait hal ini, Menteri Dalam Negeri Jerman, Thomas de Maiziere mengatakan, “Integrasi mengharuskan kita untuk memperjelas dan menyampaikan norma-norma kita. Juga harus ada standar untuk menerima budaya asing.”

De Maiziere juga mengapresiasi rancangan undang-undang yang baru disepakati parlemen. Itu merupakan investasi yang sangat penting dalam hal ini, menurutnya. (whc/aljazeera/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Intelijen Jerman Peringatkan Bahaya Kelompok Sayap Kanan Ekstrem

Organization