Home / Berita / Daerah / Fahira Idris: Bang Japar Mitra Pemerintah Kawal Pilkada Jakarta

Fahira Idris: Bang Japar Mitra Pemerintah Kawal Pilkada Jakarta

Wakil Ketua Komisi III DPD RI, Fahira Idris dalam kunjungannya di Kantor Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (15/3/2017). (asmc)

dakwatuna.com – Jakarta.  Wakil Ketua Komisi III DPD RI, Fahira Idris berharap Bang Japar (Kebangkitan Jawara dan Pengacara) dapat menjadi mitra strategis pemerintah di Pilkada Jakarta putaran kedua.

“Saya sebagai senator mensosialisasikan program saya sebagai penjaga Pilkada dengan mengenalkan Bang Japar,” kata Fahira dalam kunjungannya di Kantor Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (15/3/2017).

Terbentuknya Bang Japar, sambung Fahira, sebagai langkah taktis menanggapi sejumlah laporan temuan kecurangan dan intimidasi saat Pilkada putaran pertama.

“Kami ingin pilkada berjalan jujur adil, aman dan tenteram. Kami mitra dari kantor-kantor kecamatan, lurah, maupun polisi. Kami menjadi mitra polisi, membantu suasana dengan kondusif agar pilkada jadi lebih baik,” ujar Fahira.

Selain mencegah terjadinya intimidasi, Fahira menegaskan Bang Japar akan dibekali pengetahuan dan ilmu hukum. Fahira berharap kehadiran Bang Japar dapat membantu Pilkada berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Salah satu wilayah yang akan menjadi perhatian Japar adalah Jakarta Timur. Jakarta Timur, lanjutnya, selalu dinamis. Kerena sebagai wilayah dengan jumlah penduduk terpadat, Jaktim menjadi magnet tersendiri bagi konsestan untuk meraih suara. Pada Pilgub DKI ini saja, jumlah pemilih di Jaktim sampai 2,6 juta orang dengan 3.690 TPS.

Dari evaluasi putaran pertama, ada kejadian yang cukup menganggu yakni di TPS 25, 26, dan 27 di Kelurahan Palmeriam, Matraman, Jakarta Timur. Yakni adanya aksi ancaman, intimidasi, pemaksaan kehendak dan aksi premanisme yang dilakukan oleh sejumlah orang. Bahkan kejadian ini sudah menjadi isu nasional karena video intimidasi yang dilakukannya menjadi viral.

“Tentunya kita semua tidak ingin perisitiwa seperti ini terjadi lagi di seluruh TPS yang ada di Jakarta Timur dan seluruh Jakarta. Dan sebenarnya salah satu alasan berdirinya Bang Japar juga karena aksi yang memang sama sekali tidak bisa kita tolerir,” ucapnya.

Untuk itulah, ucap putri mantan Menteri Fahmi Idris itu berharap agar hal tersebut tidak terulang kembali. Bang Japar sendiri sudah turun bersosialisasi ke simpul-simpul masyarakat untuk meletakkan semua yang terkait pilkada terutama proses pemungutan di TPS kepada hukum dan peraturan yang berlaku.

“Itulah kenapa selain nanti ada Jawara yang bertugas mencegah terjadi keributan, kita juga akan menurunkan pengacara yang memahami dengan utuh aturan-aturan KPU soal teknis pemungutan dan penghitungan suara sehingga pemaksaan kehendak tidak terjadi,” terangnya. (SaBah/asmc/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Fahira Idris: Kalau Pancasila Cuma Diteriakkan Saja, Indonesia Mungkin Saja Bubar

Organization