Home / Berita / Internasional / Dituduh Sadap Pembicaraan Trump, Obama Membantah

Dituduh Sadap Pembicaraan Trump, Obama Membantah

Mantan Presiden AS,Barack Obama. (islammemo.cc)

dakwatuna.com – Washington. Mantan Presiden Amerika, Barack Obama, membantah tuduhan Presiden Trump yang menyebutnya telah menyadap pembicaraan Trump selama masa kampanye. Bantahan Obama ini disampaikan oleh jubir pribadinya, Kevin Lewis, sebagaimana dilansir dari aa.com.tr/ar pada Senin (06/03/2017).

Dalam keterangannya, Lewis mengatakan, “Tidak ada perintah baik dari Obama maupun pejabat lainnya di Gedung Putih untuk menyadap siapapun warga Amerika.”

Lebih lanjut, Lewis juga menyebutkan bahwa Trump tidak memiliki bukti apapun terkait tuduhannya. Katanya, “Tuduhan Trump tidak memiliki dasar. Pemerintahan Obama selama ini tidak membiarkan adanya intervensi Gedung Putih terhadap Tim Investigasi maupun Departemen Kehakiman.”

Sebelumnya, melalui postingan di akun twitter pribadinya, Trump menuduh Obama telah melakukan penyadapan terhadap pembicaraan teleponnya. Presiden Trump mengatakan, “Mengerikan! Baru saja aku menemukan bahwa Obama telah menyadap pembicaraan teleponku di Trump Tower sebelum kemenanganku.”

Trump juga mempertanyakan legalisasi penyadapan tersebut. Katanya, “Apakah legal seorang Presiden memata-matai capresnya?”

Terkait waktu penyadapan, Trump menjelaskan bahwa itu terjadi pada bulan Oktober 2016. Tapi Trump tidak menjelaskan dari mana ia tahu perihal penyadapan tersebut.

Lebih lanjut, Presiden Trump berjanji akan menunjuk pengacaranya dan akan mengambil tindakan hukum atas perbuatan Obama tersebut. (whc/aa.tr/dakwatuna)

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
William Ciputra
William Ciputra dilahirkan di Jakarta, 16 Agustus 1993. Pemuda yang juga berdarah Tionghoa dari sang ayah itu mengenyam pendidikan dasar dan menengah pertama di Kab. Tulungagung Jawa Timur. Setelah itu, ia hijrah dan melanjutkan sekolah menengah atas di Madrasah Aliyah (MA) As-Salam Rimbo Bujang Jambi. Kemudian, ia melanjutkan studi di Ma'had Aly An-Nuaimy Jakarta dan Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Qudwah Depok.Saat ini, selain sebagai redaktur di Dakwatuna.com, ia juga tercatat sebagai Staf Tarbawi di Ma'had An-Nuaimy. Selain itu, ia juga tercatat sebagai Sekretaris Yayasan Fii Zhilalil Quran Jambi. Sebuah yayasan yang membawahi lembaga pendidikan mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan menengah.

Lihat Juga

Survei: Mayoritas Warga Amerika Serikat Ingin Gulingkan Trump

Organization