Home / Narasi Islam / Hidayah / Sama-Sama Berinisial “LC”, Larissa Chou dan Lusiana Chan Putuskan Jadi Mualaf di Usia Belasan

Sama-Sama Berinisial “LC”, Larissa Chou dan Lusiana Chan Putuskan Jadi Mualaf di Usia Belasan

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.

Yuk Ketahui 10 Fakta Tentang Mereka Berdua!

dakwatuna.com – Menjadi mualaf bukanlah hal mudah. Banyak tantangan yang harus dihadapi, baik dari segi menjalankan ibadah hingga penerimaan sosial. Tak sedikit yang dikucilkan bahkan diusir dari keluarganya. Pun demikian yang dirasakan duo “LC”, Larissa Chou dan Lusiana Chan.

Perjalanan menuju hidayah penghantar surga pastilah sangat berat, demikian perasaan yang dapat digambarkan dari sosok Larissa dan Lusiana. Bagaimana tidak, mereka memutuskan untuk menjadi seorang mualaf di usia yang sangat belia. Larissa Chou memutuskan untuk memeluk agama Islam pada usia 19 tahun, sementara Lusiana saat 17 tahun. Subhanallah.

“Saya mencari tahu dan mempelajari Islam itu apa, siapa tuhannya, seperti apa tata cara ibadahnya, bagaimana kitabnya. Saya bandingkan dengan dua agama yang pernah saya pelajari sebelumnya. Saya (melakukan semua itu) karena saya sedang mencari kebenaran, saya nggak mau meyakini agama berdasar apa kata orang atau karena memang keluarga saya menganut agama tersebut,” ujar Larissa.

Sedangkan Lusiana, ia mengatakan “Dari kelas 1 SMA saya memang suka coba-coba kerudung teman, banyak dari mereka yang mengabadikannya lewat gambar juga. Semakin kesini kok banyak yang aneh ya, semakin dipelajari (yang kemarin) semakin tidak dipahami. Sementara ketika mempelajari Islam, diajak debat, saya mulai sedikit demi sedikit menemukan kebenaran dalam Islam, juga menemukah Tuhan dalam Islam. Insya Allah saya tidak akan goyah lagi, keislaman saya tidak dapat ditukar dengan apapun apalagi kesenangan duniawi yang sejak kecil saya dapatkan.”

Mereka berdua berduka, sangat berduka akan kondisi yang masih belia namun banyak celaan mengusik serta penolakan dari keluarga dan orang tua. Namun berduka bukan berarti menyerah. Larissa dan Lusiana kemudian justru makin menampakkan keislamannya. Larissa menyebarkan kisah perjalanan hidayahnya melalui ask.fm, sedangkan Lusiana membuktikan bahwa Islam itu indah, ia sangat jauh lebih baik dengan Islam, ia hidup mandiri dan bersinar terang.  Hal ini mereka lakukan dengan harapan dapat membuka mata orang-orang yang dicintainya yang kini mengucilkannya, dapat menyebarkan berita akan keindahan agama Islam, serta dapat memperjuangkan keimanan yang ada di hatinya.

Banyak para netizen mencari tahu siapa Lusiana dan siapa  Larrisa Chou, kemudian bagaimana perjalanan kisah hijrah hingga kisah asmara mereka berdua. Inilah 8 fakta Larissa Chou dan Lusiana Chan.

  1. Larissa Chou (Larissa Gunawan) lahir pada 23 April 1996 merupakan cucu dari Tan Po Cian, sementara Lusiana Chan (Lusiana Chandra Putri) lahir pada 25 Januari 1997 merupakan cucu dari Chan Chong Liep.
  2. Larissa Chou beragama Budha sebelum memutuskan untuk mualaf, sementara Lusiana Chan beragama Katolik sebelum memutuskan untuk mualaf.
  3. Larissa Chou memutuskan menjadi mualaf di usia 19 tahun, sementara Lusiana Chan saat masih 17 tahun.
  4. Larissa Chou butuh waktu satu bulan untuk berhijab syar’i, sementara Lusiana Chan sudah memakai kerudung beberapa menit sebelum syahadat, jadi ketika selesai syahadat ia tidak pernah lagi menampakkan auratnya dan langsung memutuskan untuk syar’i.
  5. Profesi Larissa Chou sebelum mualaf adalah Make Up Artist (MUA), sedangkan Lusiana Chan berprofesi sebagai wedding planner hingga saat ini.
  6. Belajar shalat dari Youtube, tidak mematahkan semangat Larissa Chou, sementara Lusiana Chan memutuskan untuk tinggal di pesantren Mimbar Huffazh yang terletak di Setu dan belajar dari nol di pesantren tersebut.
  7. Ayah dan nenek Larissa Chou juga memutuskan untuk mualaf, sementara orang tua dan adik-adik Lusiana Chan masih memeluk agama Katolik.
  8. Larissa Chou dan Lusiana Chan sama-sama aktif di akun media sosial. Akun Instagram Larissa Chou (@LARISSACHOU) dikhususkan untuk perempuan, sementara akun Instagram Lusiana Chan (@KHANSAALK) dikhususkan untuk akun-akun yang diizinkan mem-follownya dan yang dikenal saja. Wah, sama-sama pandai jaga privasi nih ya!
  9. Larissa Chou memiliki nama Islam Siti Raisya, sementara Lusiana Chan memiliki nama Islam Khansa Al Kayyisah. Duh aduh bagus-bagus ya namanya!
  10. Larissa Chou saat ini sibuk mempelajari agama Islam dan menjadi seorang istri dari putra pertama Ust. Arifin Ilham, yakni Alvin Faiz, sementara Lusiana Chan saat ini sibuk menempuh pendidikan S1-nya di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung.

Memiliki 10 perbedaan di atas, mereka berdua sama-sama dikategorikan sebagai perempuan tangguh, tidak mudah putus asa, dan berpendirian teguh. Gimana? Dua-duanya mujahidah banget ya? Mereka berdua menginspirasi banyak orang terutama para muslimah. Idaman sekali bukan? Eits tunggu dulu. Larissa Chou sudah dipinang Alvin Faiz, kira-kira ikhwan manakah yang beruntung mendapatkan Lusiana Chan ya?

Ketika ditanya kapan menikah, Lusiana Chan menjawab dengan wajah sumringah, “Insya Allah setepatnya, bukan secepatnya. Sudah di atur sama Allah.”

Berikut ini adalah foto-foto Larissa Chou dan Lusiana Chan. Gayanya bisa hampir sama gitu ya?

Larissa Chou dan Lusiana Chan. (Yusril Hadi Suryo)
Larissa Chou dan Lusiana Chan. (Yusril Hadi Suryo)
Larissa Chou dan Lusiana Chan. (Yusril Hadi Suryo)
Larissa Chou dan Lusiana Chan. (Yusril Hadi Suryo)

Jadi gak sabar sama siapa Lusiana Chan kira-kira menikah ya? (dakwatuna.com/hdn)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Avatar
Mahasiswa tingkat akhir di Universitas Pendidikan Indonesia Bandung. Anak pertama dari enam bersaudara yang berasal dari sebuah desa di Provinsi Sumatera Selatan. Sebagai anak sulung berusaha untuk menjadi teladan yang baik bagi adik-adiknya ke depan agar mampu memberikan yang terbaik bagi keluarga.

Lihat Juga

Resmi, Deddy Corbuzier Ikrarkan Dua Kalimat Syahadat

Organization