Home / Berita / Nasional / Menteri Rini Kaget Dengar CEO BUMN Boleh Diisi Orang Asing

Menteri Rini Kaget Dengar CEO BUMN Boleh Diisi Orang Asing

Menteri BUMN Rini Soemarno. (tempo.co)

dakwatuna.com – Jakarta.  Menteri BUMN Rini Soemarno cukup terkejut dan heran ketika mendengar isu mengenai‎ akan adanya CEO atau direktur utama (dirut) BUMN berasal dari warga negara asing (WNA), pasalnya dirut BUMN yang saat ini menjabat bukan orang biasa.

‎”Saya juga tidak tahu kok ada isu seperti itu (CEO BUMN asing) dari mana,” ucap Rini, Senin (16/1/2017) seperti dilansir liputan6.com

Menurut Rini, untuk menjadi orang nomor satu di BUMN tidak mudah, karena harus melalui tahapan seleksi yang ketat dan harus memiliki kriteria khusus.

Untuk menjaga kredibilitas BUMN, Rini menjelaskan proses assesment (penilaian) dilakukan beberapa tahap. Tidak hanya melalui internal Kementerian BUMN, tetapi juga melalui tim independen.

Dengan melibatkan tim independen, maka proses seleksi untuk menjadi pimpinan sebuah perusahaan pemerintah sudah sesuai dengan apa yang dilakukan perusahaan-perusahaan milik pemerintah besar di negara lain.

“Yang jelas Kementerian BUMN itu selalu melalui proses assesment. Ini tidak mudah dan butuh waktu,” ujar Rini.

Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan tidak keberatan jika CEO BUMN diisi oleh orang asing.

(baca: Luhut: CEO BUMN Orang Asing Ribut, Pelatih PSSI Orang Asing Kok Gak Ribut)

Luhut bakan menyindir pihak-pihak yang mempermasalahkan wacana tersebut dengan mencoba membandingkan antara keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar kursi chief executive officer (CEO) perusahaan BUMN diisi oleh orang asing dengan kursi pelatih ditubuh organisasi sepakbola Indonesia PSSI.

“Orang-orang meributkan ketika Presiden bilang sedang memikirkan CEO BUMN orang asing. Lho, pelatih PSSI juga orang asing, kok enggak ribut,” katanya di Kantor Kemenko bidang Kemaritiman, Jakarta, Senin (9/1/2017).

Luhut juga mencontohkan, bos maskapai penerbangan Emirates selama ini diisi oleh orang Inggris. Saat ini, maskapai penerbangan tersebut justru menjadi salah satu maskapai berkelas internasional. (SaBah/dakwatuna)

Advertisements

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri

Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Haruskah Indonesia Selalu Menerima Investasi Asing?