Home / Berita / Nasional / Ini Empat Pos Menteri yang Ditawarkan ke Gerindra

Ini Empat Pos Menteri yang Ditawarkan ke Gerindra

Pemerintah Berencana akan melakukan perombakan kabinet. (rempo.co)

dakwatuna.com – Jakarta.  Isu Perombakan Kabinet Kerja Pemerintahan Jokowi-JK semakin santer diberitakan, bahkan pos-pos menteri yang akan di Reshufle sudah mulai ramai dibicarakan. Setidaknya, ada empat menteri dan pejabat setingkat menteri yang dikabarkan terancam diganti.

Bahkan, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Arief Puyono mengklaim partainya ditawari empat pos menteri dalam pemerintahan Jokowi-JK. Empat pos menteri itu adalah Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Menteri Pertanian, Menteri Tenaga Kerja dan Kepala Staf Kepresidenan.

“Saya sudah dapat info A1 dari orang dekat Pak Joko Widodo, bahwa Gerindra ditawarkan empat posisi di pemerintahan yaitu Menkopolkam, Mentan, Menaker dan Kepala KSP,” kata Arief Puyono di Jakarta, Selasa (3/1/2017), seperti dilansir republika.co.id

Arief mengatakan meskipun nantinya keputusan diserahkan kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, namun pengurus atau pun kader lebih cenderung tetap berada di luar pemerintahan.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Bidang Perekonomian PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno mengatakan ada beberapa menteri yang dinilai berkinerja kurang bagus yaitu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki, Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir.

“Yang jelas, kami (PDI Perjuangan) sudah membuat evaluasi dengan parameter target dan program yang dibandingkan dengan pencapaian,” ujarnya, Senin (2/1/2017), dikutip dari tempo.co

Seorang petinggi PDI Perjuangan mengatakan kinerja Teten dianggap kurang moncer, terutama dalam meredam isu penistaan agama yang menyeret Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Isu itu terus bergulir hingga terjadi aksi demonstrasi besar pada 4 November dan 2 Desember 2016. “Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin juga disorot karena kurang bisa menangani ormas Islam dalam dua aksi tersebut.”. (SaBah/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Cagub-cawagub Koalisi PKS, Gerindra dan PAN

Organization