Home / Berita / Daerah / Tak Ada Pesta Tahun Baru di Surabaya, Hanya Ada Doa Bersama

Tak Ada Pesta Tahun Baru di Surabaya, Hanya Ada Doa Bersama

Kota Surabaya tidak menggelar pesta dimalam Tahun Baru 2017. (bicarasurabaya.com)

dakwatuna.com – Surabaya.  Wali Kota Tri Rismaharini sudah pastikan tidak ada pesta kembang api atau acara hiburan di Balai Kota Surabaya saat malam pergantian tahun.

“Aku nunggoni balai kota karo dungo supoyo gak ono opo-opo nang Suroboyo (saya nunggu di balai kota sambil berdoa agar Surabaya tidak terjadi kejadian apa apa),” kata Risma saat menghadiri ‘Launching Pelatihan Sabtu dan Minggu Pejuang Muda Pahlawan Ekonomi 2017’ di Kapas Krampung Plaza (Kaza), Sabtu (31/12/2016), seperti dilansir detikcom

Bahkan, pertunjukan air mancur menari di Jembatan Suroboyo ditiadakan saat pergantian tahun nanti. Jadwal pertunjukan air mancur biasanya digelar Pukul 20.00 Wib-21.00 Wib setiap Hari Sabtu juga ditiadakan.

Alasan Risma meniadakan pertunjukan air mancur menari yakni faktor keamanan serta tidak ingin ada konsentrasi massa di satu titik.

“Kita konsentrasi polisi, satpol, linmas di seluruh kota. Saya tidak mau ada konsentrasi massa,” pungkas Risma.

Meski begitu, pengamanan di Kota Pahlawan ini tetap ketat. Setidaknya ada 2.197 personel gabungan dari TNI/Polri dan instansi terkait. Kemudian ada empat unit khusus terdiri dari Sabhara dan Brimob Polda Jawa Timur, yang akan ditempatkan di pusat kota.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol M Iqbal akan menindak tegas warga yang menyalakan mercon.

“Di Surabaya tidak ada konser musik terbuka, tidak ada pesta kembang api, tidak ada mercon-merconan. Di Surabaya hanya ada pengajian (doa bersama) di dua titik, yaitu yang pertama di Jalan Pahlawan dan di Jalan Kranggan. Kita ingin Surabaya tetap kondusif saat malam pergantian tahun baru nanti,” terang Iqbal di Mapolrestabes Surabaya, Jumat (30/12/2016), dikutip dari merdeka.com

Kabag Ops Polrestabes Surabaya, AKBP Bambang S Wibowo menambahkan, meski tidak ada perayaan pergantian malam tahun baru, pengamanan kota tetap dilakukan secara ketat.

Sementara itu, Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Adewira Siregar menegaskan, pihaknya akan menindak tegas warga yang masuk ke Kota Surabaya dengan cara berkonvoi.

“Jika ada kendaraan yang berkonvoi masuk ke Kota Surabaya, akan kita halau. Jika tetap menerobos masuk, motor akan kami sita dan kami angkut menggunakan truk yang sudah kami siapkan,” tegas Adewira. (SaBah/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Kiat Bertahan Hidup

Figure
Organization