Topic
Home / Berita / Nasional / Islam Ajarkan Berhenti Makan Sebelum Kenyang, Ini Rahasianya

Islam Ajarkan Berhenti Makan Sebelum Kenyang, Ini Rahasianya

(slidesharecdn.com)

dakwatuna.com – Semarang.  Islam banyak mengajarkan prinsip-prinsip hidup sehat hingga kiat-kiat untuk mencegah berbagai penyakit.

dr Ricat H Malik, dokter spesialis di Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung Semarang, di Kabupaten Demak,menjelaskan, salah satu prinsip-prinsip hidup sehat dalam Islam adalah berhenti makan sebelum kenyang.

“Jika diterapkan sebagai sebuah kebiasaan, maka hal ini menjadi salah satu cara yang efektif untuk mencegah penyakit diabetes melitus atau kencing manis, selain pola hidup dengan sehat rajin berolahraga,” ujarnya dalam  forum ‘dialog kesehatan’ yang digelar oleh Silaturahmi Majelis Taklim PT Indonesia Power, dikutip dari republika.co.id

Ricat mengungkapkan, ada sebuah hadis riwayat Abu Daud yang menjelaskan tentang prinsip- prinsip hidup sehat guna menghindarkan diri dari penyakit diabetes mellitus. Hadis ini berbunyi ‘Kita ini golongan ummat yang makan karena sudah lapar dan apabila makan tidak sampai kenyang’.

‘Anjuran’ tersebut, katanya, sudah sesuai dengan prinsip-prinsip untuk menjaga pola makan yang baik, tidak mengonsumsi makanan yang banyak mengandung gula, lemak, atau minyak secara berlebihan. Sehingga, kebiasaan ini akan bisa meminimalkan risiko terhadap penyakit yang dipicu oleh kandungan–gula dan lemak—yang tinggi di dalam darah.

Hadis lain yang menurut dr Ricat sangat relevan dan sesuai dengan prinsip pencegahan penyakit diabetes mellitus adalah himbauan untuk senantiasa berolahraga. Seperti hadis untuk berlatih berenang yang diriwayatkan oleh Thabrani.

Dalam hadis ini dijelaskan, “Segala sesuatu selain dzikir kepada Allah adalah sia-sia kecuali empat perkara: berjalannya seseorang antara dua tujuan, melatih kudanya, mencumbu istrinya dan belajar berenang.”

Karena salah satu manfaat yang bisa diperoleh dari olahraga berenang–bagi kesehatan tubuh–adalah membantu menurunkan risiko penyakit diabetes mellitus karena pembakaran kalori yang terjadi. Agar semakin sempurna, prinsip pencegahan diabetes mellitus ini juga harus dibarengi dengan kebiasaan cek gula darah secara teratur.

Dikutip dari Wikipedia.org, Diabetes melitus,  yang juga dikenal di Indonesia dengan istilah penyakit kencing manis adalah kelainan metabolik yang disebabkan oleh banyak faktor seperti kurangnya insulin atau ketidakmampuan tubuh untuk memanfaatkan insulin (Insulin resistance), dengan simtoma berupa hiperglikemia kronis dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein, sebagai akibat dari:

defisiensi sekresi hormon insulin, aktivitas insulin, atau keduanya.
defisiensi transporter glukosa.
atau keduanya.

Glukosa adalah bukan gula biasa yang umum tersedia di toko atau pasar. Glukosa adalah karbohidrat alamiah yang digunakan tubuh sebagai sumber energi. Yang banyak dijual adalah sukrosa dan ini sangat berbeda dengan glukosa. Konsentrasi tinggi dari glukosa dapat ditemukan pada minuman ringan (soft drink) dan buah-buah tertentu. Kadar gula darah hanya menyiratkan kadar glukosa darah dan tidak menyatakan kadar fruktosa, sukrosa, maltosa dan laktosa (banyak pada susu). Yang bukan glukosa akan diubah sebagian menjadi glukosa melalui proses yang bisa panjang tergantung jenisnya, karenanya mungkin tidak cepat menaikkan kadar gula darah.

Buah selain memiliki glukosa juga memiliki fruktosa dengan komposisi yang berbeda-beda tergantung buahnya. Sukrosa termasuk cepat berubah menjadi glukosa, tetapi gula batu karena proses pembuatannya berbeda lebih baik dari gula pasir, sedangkan gula aren dan gula jawa jauh lebih baik bagi penderita diabetes. (SaBah/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Tawanan Wanita Palestina Lakukan Aksi Mogok Makan di Penjara Israel

Figure
Organization