Home / Berita / Nasional / Hakim Tolak Eksepsi Ahok

Hakim Tolak Eksepsi Ahok

Penistaan Agama
Majelis Hakim menolak Eksepsi Ahok pada sidang ke 3 kasus dugaan penistaan agama yang di gelar di PN Jakarta Utara. (viva.co.id)

dakwatuna.com – Jakarta.  Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut ) menggelar siding ke tiga kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan agenda sidang Pembacaan Putusan Sela.

Dalam sidang ke tiga tersebut, Majelis Hakim menolak nota keberatan Ahok karena menilai eksepsi Ahok tidak beralasan menurut hukum sehingga sidang harus lanjut ke pokok perkara.

“Menyatakan keberatan terdakwa tidak dapat diterima, menyatakan sah menurut hukum dakwaan penuntut umum sebagai dasar perkara terdakwa atas nama Basuki Tjahaja Purnama,” ujar ketua majelis hakim H Dwiarso Budi, dalam sidang putusan sela di PN Jakut, Jl Gajah Mada, Selasa (27/12/2016), dikutip dari detik.com

Dalam pertimbangannya majelis hakim menganggap keberatan Ahok soal surat dakwaan tidak cermat dan tidak tepat itu tidak beralasan menurut hukum. Hakim menganggap sidang perlu dibuktikan hingga ke pokok perkara.

“Memerintahkan sidang lanjutan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama,” ujarnya.

Terkait pembelaan Ahok yang tidak berniat menistakan agama Islam, hakim menilai hal itu perlu dibuktikan di sidang pokok perkara.

“Maka keberatan terdakwa akan diputus setelah pemeriksaan alat bukti, menyatakan keberatan tidak dapat diterima,” ujarnya.

Sebagaimana dilansir republika.co.id, Proses hukum terhadap Ahok bergantung pada putusan majelis hakim yang diketuai Dwiarso Budi Santiarto. Jika majelis hakim menerima eksepsi terdakwa dan tim penasihat hukum, Ahok bebas dari segala tuduhan dan sidang berakhir. Sebaliknya, jika eksepsi atau nota keberatan yang diajukan terdakwa dan tim penasihat hukum pada sidang perdana ditolak, proses hukum terus berlanjut dengan agenda pemeriksaan saksi pada sidang berikutnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penasihat Hukum terdakwa Trimoelja D Soerjadi mengatakan sudah siap dengan segala putusan dari hakim.

“Kami sudah siap mendengarkan putusan, apa pun putusannya kami terima,” kata Tri, di gedung PN Jakarta Utara. (SaBah/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Manipulasi Esemka

Figure
Organization