Topic
Home / Berita / Daerah / Penyerapan Anggaran Rendah, Banyak Warga DKI Tidak Mendapat Manfaat

Penyerapan Anggaran Rendah, Banyak Warga DKI Tidak Mendapat Manfaat

Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta bidang Keuangan Dite Abimanyu.
Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta bidang Keuangan Dite Abimanyu.

dakwatuna.com – Jakarta.  Realisasi penyerapan yang rendah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta 2016 yang baru mencapai 50,2%, itu berarti ada 49,8% dana APBD yang belum termanfaatkan dari target Rp. 62,9 triliun, ini berdampak banyaknya warga yang harusnya mendapat manfaat justru tidak mendapat manfaat.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta bidang Keuangan Dite Abimanyu, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (23/11/2016).

Dite melanjutkan, untuk memaksimalkan penyerapan anggaran tahun 2016, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di jajaran Pemprov DKI Jakarta harus mempercepat pelaksanaan program kerja dan belanja di instansi masing-masing.

“Harus segera dilaksanakan, demi menggenjot penyerapan anggaran hingga penghujung tahun ini sehingga masyarakat bisa mendapat manfaatnya secara langsung,” tegas politikus PKS dari daerah pemilihan Jakarta Timur ini.

Dite juga menambahkan, setelah disahkannya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Tahun Anggaran 2016 sudah dapat dicairkan. SKPD perlu memaksimalkan penyerapan anggarannya,

“Penyerapan anggaran yang maksimal dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi ibukota,” demikian Dite. (SaBah/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Anggaran Militer Arab Saudi Tertinggi Ketiga di Dunia

Figure
Organization