Home / Berita / Internasional / Asia / Advokat: Jika Gagal Lindungi Rohingya, ASEAN Bubarkan Saja

Advokat: Jika Gagal Lindungi Rohingya, ASEAN Bubarkan Saja

Pengungsi Rohingya (channel 4)
Pengungsi Rohingya (channel 4)

dakwatuna.com – Kehadiran ASEAN sebagai penjaga kedamaian di kawasan asia tenggara dinilai tidak efektif. Tidak terselesaikannya persoalan kejahatan kemanusiaan dan genosida di Arakan, Myanmar menjadi bukti bahwa ASEAN tidak berdaya. Hal disampaikan oleh Heri Aryanto, Pegiat Advokasi Rohingya di Indonesia.

ASEAN dinilai tidak mampu melindungi Rohingya dari tindakan tak berperikemanusiaan yang dilakukan oleh kelompok penduduk mayoritas Myanmar. Mereka (ASEAN) juga tidak mampu menekan Myanmar untuk menghentikan kezaliman atas nama kemanusian dan penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia. “ASEAN menutup mata atas penderitaan Rohingya di Myanmar”, lanjut aktivis yang pernah terjun di bumi konflik Arakan, Myanmar.

Menurut Advokat yang tergabung di SNH Advocacy Center ini, ASEAN harusnya punya peran yang strategis dalam menyelesaikan tragedi ini. “Bagaimana mungkin ASEAN bisa turut menciptakan perdamaian dunia, jika melindungi masyarakatnya saja tidak bisa”, ujarnya.

Posisi Indonesia sebagai Saudara Tertua Myanmar seharusnya dapat dimanfaat untuk dapat memaksimalkan peran ASEAN. Berbagai jalur diplomasi bisa ditempuh kalau memang serius ingin melindungi Rohingya. “Kalau dibuat hanya untuk kumpul-kumpul, lebih baik ASEAN dibubarkan saja,” pungkasnya. (SaBah/dakwatuna)

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Misi PBB: Militer Myanmar Bakar Anak Rohingya Hidup-Hidup