Home / Berita / Daerah / Ditetapkan Jadi Tersangka, Buni Yani Banjir Dukungan

Ditetapkan Jadi Tersangka, Buni Yani Banjir Dukungan

Buni Yani (tengah). (sindonews)
Buni Yani (tengah). (sindonews)

dakwatuna.com – Jakarta. Polda Metro Jaya menetapkan pengunggah penggalan video pidato Gubernur nonaktif DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi tersangka kasus penyebaran sara.

Di akun Facebook pribadinya, Buni Yani meminta dukungan umat Islam. Dia menulis, dirinya tidak bisa pulang dan ditahan di Reskrimsus Polda Metro Jaya.

“Bismillah. Minta dukungan kawan2 dan semua umat Islam. Saya ditangkap, tak bisa pulang ditahan di Reskrimsus Polda Metro Jaya,” tulis Buni Yani, seperti yang dilansir dari akun Facebook Buni Yani, Kamis (24/11/2016).

Sontak saja, dukungan dari Netizen pun berdatangan. Akun Helmi Felis menulis dalam komentarnya, agar Buni Yani tidak putus asa dan tetap bersabar.

“Insya Allah kheir… Jangan takut sahabat, Allah bersama orang-orang teraniaya.!!! Kita diluar akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu baik doa, gerakan, tulisan, ucapan. Semoga dapat bersabar, sehingga pahala dan bantuan dapat segera turun. Ikhlaskan semua Buni Yani. Jangan redup apalagi putus asa.!!!” tulis Helmi.

Selain itu, akun Firman Kelana selain memberi dukungan juga mengkritisi sikap Polri. Menurutnya, hal ini akan menambah daftar panjang ketidakpercayaan rakyat terhadap Polri.

“Penetapan tersangka atas pak buni oleh pihak kepolisian justru hanya akan menambah daftar panjang ketidakpercayaan rakyat atas ketidakpastian dan ketidakjelasan hukum yg mencederai rasa keadilan dan kebenaran, klo sdh tak dipercaya publik/rakyat mk gejolak sosial dan politik ibarat bom waktu yg siap meledak menjungkalkan rezim tiran pro kapital asing,” tulisnya. Hingga berita ini dimuat setidaknya sudah ada 17.640 Netizen yang berbagi status Facebook Buni Yani.

Sementara itu, Kuasa Hukum Buni, Aldwin Rahadian mempertanyakan langkah polisi dalam menetapkan kliennya itu sebagai tersangka. Sebab, menurutnya proses hukum yang dilakukan terhadap Buni tidaklah transparan dan dinilai mendadak.

“Sejak Rabu, 23 November semalam ditetapkan tersangka hingga pukul 09.00 WIB ini. Pak Buni Yani masih diperiksa di Polda Metro Jaya,” ujarnya, seperti yang dilansir dari sindonews.com, Kamis (24/11/2016). (abr/dakwatuna)

Redaktur: Abdul Rohim

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Seorang suami dan ayah

Lihat Juga

Referendum Mesir, Cara As-Sisi Untuk Berkuasa Hingga 2030

Organization